BidVertiser

AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215

Adsense

Loading...

Pemilik 2 Butir Ekstasi dan 1,08 Gram Sabu Divonis Ringan, JPU dan Hakim Dituding Terima Upeti

TASLABNEWS, TANJUNGBALAI-Terdakwa kepemilikan 2 butir Pil Ekstasi dan 2 bungkus klip transparan berisi sabu berat bersih 1,08 gram Al Asari alias Al (29)  divonis selama 2 tahun penjara oleh Majelis hakim. Hanya saja JPU dan hakim dituding ada menerima upeti atas vonis tersebut.

Terdakwa saat ditangkap polisi.
Terdakwa saat ditangkap polisi.

Informasi diperoleh persidangan diketuai Vera Yetti Magdalena bersama hakim anggota Sugeng Harsoyo dan Daniel AP Sitepu di ruang Sidang II Pengadilan Negeri Tanjungbalai, Senin (27/8).

Sari merupakan warga Dusun III, Desa Sei Nangka, Kecamatan Sei Kepayang Barat, Kabupaten Asahan.

Dalam putusannya, terdakwa dinyatakan telah terbukti secara sah dan menyakinkan melakukan tindak pidana narkotika sesuai dakwaan alternatif ke-3 Pasal 127 (1) huruf a UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika yaitu orang yang menggunakan narkotika tanpa hak dan melawan hukum.

Sementara barang bukti berupa dua bungkus plastik masing-masing berisi 1 butir Pil ekstasi warna hijau berlogo Kodok, 2 bungkus plastik klip transparan berisi sabu dengan berat masing-masing 0,89 gram dan 0,19 gram, 2 bungkus plastik berisi bungkusan-bungkusan plastik klip transparan dalam keadaan kosong, alat hisap seperti pipet plastik dan bong serta tas tempat penyimpanan sabu disita untuk dimusnahkan.

Putusan itu sedikit lebih ringan dari tuntutan JPU Sitilisa Evriaty Tarigan, dipersidangan sebelumnya yang menuntut terdakwa selama 2 tahun 6 bulan dan menyatakan terdakwa bersalah sesuai Pasal 127 (1) huruf a UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Menanggapi putusan itu, terdakwa dan JPU mengatakan masih pikir-pikir.

Untuk diketahui, terdakwa ditangkap pada Sabtu (7/4) lalu, oleh Sat Res Narkoba Polres Tanjungbalai karena diduga sebagai Kurir Narkotika. Dari pengakuan terdakwa bahwa barang bukti sabu itu diperoleh dari Zul (Wak) masih DPO warga Pulo Simardan Kota Tanjungbalai seharga Rp. 850 Ribu. Sementara Pil Ekstasi itu diperoleh dari seseorang laki-laki saat berada diruang KTV Presiden Hotel Tresya Tanjungbalai.


Kemudian oleh terdakwa, barang haram itu dikemas kedalam 2 bungkusan plastik klip kecil diduga untuk dijual kembali. Sebelumnya, terdakwa didakwakan dengan Pasal 114 (1), 112 (1) dan 127 (1) huruf a UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Terkait kasus terdakwa itu, beredar isu bahwa pihak JPU dan majelis hakim dalam perkara itu dituding telah menerima sejumlah uang sehingga oleh JPU dan majelis hakim persidangan menyatakan terdakwa sebagai pengguna/pemakai narkotika jenis ektasi dan sabu sesuai Pasal 127 (1) huruf a UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika.

"Jika dilihat dari jumlah barang bukti terdakwa dan kronologi saat penangkapan, tuntutan JPU dan Putusan Hakim itu patut diduga telah terjadi transaksi sejumlah uang. Untuk itu patut dipertanyakan dan jika perlu, hal ini akan kita usut," ucap Toufik Hidayat (38) aktivis setempat.

Menanggapi putusan itu, Humas PN Tanjungbalai Widi Astuti SH saat dikonfirmasi Buktipers.com mengatakan bahwa putusan tersebut sudah sesuai dengan fakta-fakta persidangan dan juga sesuai tuntutan JPU yang menyatakan terdakwa sebagai pengguna narkotika.

"Isu tersebut tidak benar, putusan itu sesuai fakta persidangan. Tuntutan JPU 2,6 tahun dan diputus 2 tahun, " sebut Widi via telepon selularnya.

Sementara itu, pihak JPU belum bisa dimintai tanggapannya terkait hal tersebut. "JPU nya belum datang bang, jadi belum bisa dikomentari, " isi pesan Kasi Intel Kajari Tanjungbalai Didit Agung Nugroho melalui masenger nya. (Btc/int/syaf)
Tanjungbalai 2223514530709293912
Beranda item

Adcash

Cithika

Clicksor

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

ADSENSE

ADNOW

loading...

Follow by Email

Chitika

Total Tayangan Halaman