TASLABNEWS.com. Diberdayakan oleh Blogger.

BidVertiser

AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215

Adsense

Loading...

Status Kasus Dugaan Korupsi Oknum Kepala SMK Negeri 2 Kisaran Ditingkatkan

Dari Penyelidikan ke Penyidikan

TASLABNEWS, ASAHAN-Pihak kejaksaan sudah meningkatkan kasus dugaan korupsi yang dilakukan oknum Kepala SMK Negeri 2 Kisaran Zukfikar penyelidikan ke penyidikan.

Aksi unjukrasa menuntut kasus dugaan korupsi di SMK Negeri 2 Kisaran ditangani kejaksaan dan polisi.
Aksi unjukrasa menuntut kasus dugaan korupsi di SMK Negeri 2 Kisaran ditangani kejaksaan dan polisi.

Itu dikatakan pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara saat menerima para demonstran. Pihak Kejatisu Y Tarigan dan Toni Tarigan (mantan Kejari Kisaran) menyebutkan, pihaknya akan meminta pihak Kejari Asahan untuk memproses kasus ini dengan cepat.

“Memang kasus ini sudah dinaikkan tingkat dari penyelidikan ke penyidikan. Dan kita masih melakukan pulbaket dan puldata untuk menjadikan Kepsek SMK N2 menjadi tersangka. Saya juga meminta bapak dan ibu guru serta adik-adik aktivis membantu kami dengan memberikan data tambahan agar apa yang saudara inginkan dapat kami lakukan dengan cepat,” jelas Tarigan.

Terpisah di kantor DPRD Sumut rombongan demonstran yang datang dari Kisaran menggunakan 3 mobil disambut oleh anggota DPRD Sumut dari komisi E Sri Kumala dan H Zulfikar.

“Kita akan segera melakukan sidak ke sekolah tersebut dan kita akan merekomendasikan kepada Dinas Pendidikan Sumut agar jabatan Kepsek SMKN2 di copot karena selain mendengar laporan bapak dan ibu serta adik-adik aktivis, saya juga sudah melakukan investigasi langsung ke sekolah tersebut dan memang apa yang kami dapatkan memang sesuai dengan info yang kami terima. Kami juga akan melakukan RDP minggu depan dengan memanggil pihak Dinas Pendidikan dan berkoordinasi dengan pihak kejaksaan untuk membahas permasalahan di SMK Negeri 2 Kisaran,” ujar Sri Kumala yang mengaku miris dengan sekolah yang sempat menjadi icon dan kebanggaan Asahan.

Sementara itu saat menggelar aksi di Dinas Pendidikan, demonstran disambut oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Rifai Bakri Tanjung yang menyebutkan pihaknya juga akan turun melakukan sidak ke sekolah twrsebut.

“Saya yang akan langsung turun melakukan sidak dalam waktu dekat ini, jika laporan yang bapak dan adik-adik berikan ini benar kami akan mengambil tindakan tegas dengan mencopot Zulfikar dari jabatannya serta merekomendasikan agar aparat penegak hukum melanjutkan proses hukumnya” ujar Tanjung.

Satu belumnya, puluhan massa GM Pekat-IB dan belasan guru honorer yang selama ini mengajar di SMK Negeri 2 Kisaran menggelar aksi ke Mapoldasu, Kejatisu, DPRD Provinsi dan Dinas Pendidikan Sumatera Utara untuk mendesak agar aparat hukum memproses dugaan kasus korupsi dana BOS tahun 2017 yang dilakukan oleh Kepsek SMK Negeri 2 Kisaran Zukfikar serta menuntut keadilan atas tindakan arogan Zulfikar mengeluarkan 14 guru honorer tanpa ada pemberitahuan sebelumnya.

Salah seorang guru honorer memberikan berkas tambahan ke Kejatisu, Selasa (14/8) Para guru honorer dan GM Pekat-IB menyampaikan orasinya di pintu masuk mapoldasu dan diterima oleh bagian Ditreskrimsus Poldasu yang menyebutkan kasus penanganan hukum dugaan korupsi di SMK Negeri2 Kisaran telah ditangani pihak kejaksaan yang status hukumnya telah ditinggalkatkan mulai dari Penyelidikan ke penyidikan.

“Kasusnya sudah di pegang pihak kejaksaan jadi kita serahkan saja ke Kejaksaan, semoga pihak kejaksaan dapat menyelesaikan kasus ini secepatnya” ujar dalah seorang personil Satreskrimsus berpangkat Kompol. (syaf/btc/int)

Reaksi: 
HEADLINE 7070692947781626961
Beranda item

ADSENSE

Alexa Rank

Clicksor

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

ADNOW

loading...

Cithika

Chitika

Total Tayangan Halaman