TASLABNEWS.com. Diberdayakan oleh Blogger.
AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215

BidVertiser

Loading...

Warga Buat Dapur Umum Di Halaman Kantor Bupati Asahan

TASLABNEWS, ASAHAN-Warga Desa Sei Halim Harsak yang tergabung dalam aksi demo HGU PTPN III Kebun Sei Dadap berencana nginap di halaman kantor Bupati Asahan, demikian pantauan wartawan di Halaman Kantor Bupati Asahan, Rabu (8/8).
PTPN III
Warga Desa Sei Halim Harsak saat melakukan demo di kantor Bupati Asahan, Rabu (8/8).
Kordinator aksi demo, M Sihabuddin didampingi Wagiran dalam orasinya minta Bupati Asahan bersikap tegas atas penyelesaian masalah penguasaan lahan seluas 40 Ha di blok C Kebun Sei Dadap oleh PTPN III, karena HGU-nya telah berakhir.

Sihabuddin menambahkan bahwa masyarakat telah memiliki surat keterangan atas kepemilikan tanah (SKT) dari lurah sejak tahun 1971.

Masyarakat juga meminta PTPN III tidak lagi melakukan aktivitas usaha di areal tersebut.

Unjuk rasa warga desa sei halim harsak
Ibu-ibu yang ikut berdemo mempersiapkan masakan mie instan di halaman kantor Bupati Asahan.
Beberapa jam kemudian, Kadis Perkim, Hasmi menjumpai dan berdialog dengan perwakilan aksi warga.

"PTPN III bersikeras, bila warga memiliki hak alas atas tanah, silakan menuntut ke pengadilan. Terkait surat yang anda harapkan sudah kami proses dan menunggu keputusan dari Bapak Bupati. Saya berharap semua warga agar bersabar," ujar Hasmi menjelaskan.

Menanggapi penjelasan Hasmi, para warga kesal dan mengancam akan menginap di halaman kantor Bupati hingga surat  yang diharapkan keluar.

Warga desa sei halim harsak
Para warga yang ikut berdemo di halaman kantor Bupati, menikmati masakan mie instan.
Melihat rencana aksi menginap tersebut, Siti Hasibuan, pejabat Satpol PP Kabupaten Asahan berharap agar warga tidak menginap di halaman Kantor Bupati.

"Jangan menginaplah di kantor Bupati, itu tidak dibenarkan," katanya. 

Kapolres Asahan, AKBP Yemi Mandagi SIK melalui Kasat Intelkam, AKP Kholis Alfan juga mengimbau warga agar tidak menginap di areal kantor Bupati.

"Kalau boleh bubar dulu nanti kalau ada jawaban resmi baru datang kembali perwakilannya," kata AKP Kholis.

Pantauan di lapangan, para warga memasang tenda dan memasak mie instan untuk melanjutkan aksi hingga malam hari.  (cr1/syaf) 
HEADLINE 6606882815997024221
Beranda item

Translate

ADSENSE

Alexa Rank

Clicksor

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

ADNOW

loading...

Cithika

Chitika

Total Tayangan Halaman