TASLABNEWS.com. Diberdayakan oleh Blogger.
AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215

BidVertiser

Loading...

Dihukum 5 Tahun 6 Bulan Penjara, Mantan Kadis PU Tanjungbalai Masih Pikir-pikir

TASLABNEWS, Medan - Majelis hakim Pengadilan Negeri Medan  menghukum mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Tanjungbalai, Zulkarnain Amrullah, selama lima tahun enam bulan penjara. Hakim menyatakan Zulkarnain terbukti bersalah melakukan korupsi pembangunan Rumah Sakit Type C yang bersumber dari dana APBD sebesar Kota Tanjungbalai TA 2015 sebesar Rp3,5 miliar. 

Mantan kadis pu tjbalai
RSU Kartini Tanjungbalai.
Majelis hakim yang diketuai Mian Munthe menilai terdakwa terbukti melanggar Pasal 2 Ayat (1) Jo Pasal 18 Ayat (1) UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

"Mengadili menyatakan terdakwa Zulkarnain Amrullah terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi sesuai dalam dakwaan primair. Menjatuhkan hukuman pidana lima tahun enam bulan penjara, denda Rp200 juta subsider 6 bulan kurungan," ucap Mian Munthe, di Ruang Kartika PN Medan, Kamis (27/9/2018).

Putusan ini  yang sama dengan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejari Tanjungbalai, Yosep Antonius. Menanggapi putusan, terdakwa menyatakan pikir-pikir untuk mengajukan banding. 

Diketahui dalam proyek ini Zulkarnain Amarullah, menjabat sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Kemudian terdakwa menerbitkan Surat Penunjukan Penyedia Barang dan Jasa (SPPBJ) dan memenangkan PT Care Indonusa dalam hal ini Direkturnya Dedi Hermawan sebagai pemenang lelang. Sedangkan dua perusahaan lain digugurkan. 

Ternyata pengerjaan ini proyek ini, berdasarkan hasil pemeriksaan lapangan oleh Ahli dari Politeknik Negeri Medan,  progres pekerjaan adalah 41,03 % (Empat puluh satu koma nol tiga persen), terdapat kekurangan volume terpasang dalam pelaksanaan pekerjaan yaitu:

Bahwa terdapat CCO (Contract Change Order) dilaksanakan namun terdapat beberapa bagian perkerjaan yang tidak dikerjakan dalam pekerjaan lanjutan Pembangunan Rumah Sakit Type C tersebut, belum selesai dikerjakan oleh PT Care Indonusa. 

Bahwa terdakwa, selaku Pejabat Pembuat Komitmen menyetujui CCO yang tidak memiliki dasar pertimbangan/perhitungan teknik, menyetujui pembayaran kemajuan pekerjaan yang tidak sesuai dengan aktual terpasang dan tidak mengendalikan pelaksanaan kontrak sehingga pekerjaan di lapangan tidak sesuai dengan kontrak.

Bahwa terdakwa telah memperkaya diri sendiri atau setidak-tidaknya orang lain yaitu Dedi Hermawan sehingga menyebabkan kerugian keuangan megara sebesar Rp1,013 miliar.(mom/syaf/int)
Tanjungbalai 7780252152512073152
Beranda item

Translate

ADSENSE

Alexa Rank

Clicksor

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

ADNOW

loading...

Cithika

Chitika

Total Tayangan Halaman