TASLABNEWS.com. Diberdayakan oleh Blogger.
AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215

BidVertiser

Loading...

Viral Kontroversi Vonis Meiliana, Polres Tanjungbalai Gelar Deklarasi Kebangsaan

TASLABNEWS, Tanjungbalai - Pasca viralnya vonis hukuman penjara terhadap Meiliana oleh Majelis Hakim di Pengadilan Negeri Medan, Kapolres Tanjungbalai AKBP Irfan Rifai SH SIK langsung menggelar Deklarasi Kebangsaan. 

Kebangsaan
Walikota Tanjungbalai H M Syahrial SH MH, bersama unsur Forkopimda dan tokoh agama bergandengan tangan usai membacakan pernyataan Deklarasi Kebangsaan di Gedung Olahraga Wira Satya Polres Tanjungbalai, Senin (3/9).
Deklarasi yang mengambil thema "Dengan Semangat Demokrasi Mari Merajut Keberagaman Lintas Agama, Etnis, Suku Guna Terciptanya Stabilitas Kamtibmas Kota Tanjung Balai dan Negara Kesatuan Republik Indonesia dilaksanakan di Gedung Olahraga Wira Satya Polres Tanjungbalai, Senin (3/9) sekitar pukul 09.00 Wib.

Deklarasi Kebangsaan yang dipimpin oleh Kapolres Tanjung Balai itu dihadiri Walikota Tanjung Balai H M Syahrial SH MH, Wakil Walikota Tanjung Balai Drs H Ismail, Wakil Ketua DPRD Kota Tanjung Balai Leiden Butar Butar SE, Dandim 0208/Asahan Letkol Arm Suhono SE, Danlanal Tanjung Balai Asahan Letkol Laut (P) Ropitno MTr (Hanla), Kajari Tanjung Balai Asahan Zullikar Tanjung SH MH, Ketua Pengadilan Negeri  Tanjung Balai Asahan Vera Yetti Magdalena SH MH, Ketua Pengadilan Agama Tanjung Balai Drs Abd Rauf, para petinggi Pemko Tanjung Balai, para petinggi Polres Kota Tanjung Balai, seluruh unsur FKUB, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda se-Kota Tanjung Balai, para Tenaga Pendidik se-Kota Tanjung Balai, perwakilan siswa/siswi Pelajar SMU se-Kota Tanjung Balai, Para Ketua dan Pengurus Organisasi dan Mahasiswa, wartawan dan LSM serta para undangan lainnya. 

Deklarasi tersebut di awali dengan kata sambutan dari para tokoh agama seperti Buya Gustami (Tokoh Agama Islam), Hakim Tjoa Kian Lie (Budha), Pdt Ramli Gultom (Protestan), Vijay Kumar (Hindu), Jolly (Khonghucu), RP Tarsisius Son SS CC (Katolik), H Haidir (FKUB), Kapolres AKBP Irfan Rifai SH SIK dan terakhir oleh Walikota Tanjungbalai H M Syahrial SH MH sekaligus memimpin pembacaan Deklarasi Kebangsaan.

Dalam kata sambutannya masing-masing, semua tokoh agama, Kapolres maupun Walikota Tanjungbalai menyatakan, bahwa masyarakat di Kota Tanjungbalai tidak akan terprovokasi pasca viralnya vonis Pengadilan Negeri Medan terhadap Meiliana, terdakwa penodaan agama. Dan pernyataan tersebut ditindak lanjuti dengan penandatangan Deklarasi Kebangsaan dan ditutup dengan makan bersama.

Sekedar mengingatkan, Meiliana (44), terdakwa perkara penodaan agama yang memicu terjadinya kerusuhan bernuansa SARA di Tanjung Balai pada bulan Juli 2016 lalu, telah divonis bersalah dan dijatuhi hukuman penjara selama satu tahun enam bulan oleh Majelis Hakim PN Medan. 

Jatuhnya vonis inilah yang kemudian mengundang banyak tanggapan yang kontroversi dari banyak pihak khususnya dari luar Kota5 Tanjungbalai.(ign/syaf)
Tanjungbalai 3223112331398281067
Beranda item

Translate

ADSENSE

Alexa Rank

Clicksor

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

ADNOW

loading...

Cithika

Chitika

Total Tayangan Halaman