Alexa.com

BidVertiser

AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215

Adsense

Loading...

Harga Elpiji 3 Kg Rp30.000 per tabung, Pemko Tanjungbalai 'Tutup Mata'

TASLABNEWS, Tanjungbalai - Bertahun-tahun sudah lamanya, masyarakat miskin di Kota Tanjungbalai mengeluh karena harus membeli gas elpiji bersubsidi ukuran 3 kilogram (kg) melebihi dari HET (Harga Eceran Tertinggi), Rp16.000 per tabung, sebagaimana yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Hal itu disebabkan lemahnya pengawasan dari Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai maupun aparat penegak hukum dan terkesan sengaja 'tutup mata'.

Pemko Tjbalai tutup mata
Gas elpiji ukuran 3 Kg dijual secara bebas dari pangkalan kepada pengecer akibat tidak adanya pengawasan Pemko Tanjungbalai.
Bahkan, pada hari Rabu (3/10), di sejumlah kelurahan yang ada di Kota Tanjungbalai, harga elpiji bersubsidi tersebut sudah mencapai Rp30.000 per tabung. Seperti halnya di kelurahan yang ada di Kecamatan Sei Tualang Raso, Kota Tanjungbalai. 

"Kemarin, harga gas ukuran 3 kilogram ini masih Rp28.000 per tabung, akan tetapi, hari ini sudah naik menjadi Rp30.000 per tabung. Karena tidak ada pilihan lain walaupun harganya sangat mahal, kita beli jugalah", ujar Ilham dan sejumlah warga lainnya di Kecamatan Sei Tualang Raso, Kota Tanjungbalai.

Hal senada juga diungkapkan warga lainnya yang ada di Kecamatan Teluk Nibung, Kecamatan Datuk Bandar Timur, Kecamatan Datuk Bandar dan di Kecamatan Tanjungbalai Utara. Katanya, sejak beberapa tahun lalu, harga HET Rp16.000 per tabung yang ditetapkan pemerintah untuk elpiji bersubsidi ukuran 3 kilogram, hanya ada diatas kertas saja. 

Taufik Hidayat, salah seorang warga Kelurahan Bunga Tanjung, Kecamatan Datuk Bandar Timur masih berharap, agar Pemko Tanjungbalai dapat segera menertibkan tata niaga penyaluran gas melon bersubsidi tersebut di pasaran. Soalnya, imbuhnya, keresahan dan kekecewaan dari masyarakat akibat tingginya harga tebus dari gas melon bersubsidi tersebut sudah berlangsung cukup lama.

"Dalam situasi ekonomi yang serba sulit sekarang ini, tingginya harga tebus gas elpiji ukuran 3 kilogram tersebut sangat membebani masyarakat apa lagi masalah tersebut sudah berlangsung cukup lama. Untuk menghindari terjadinya kecemburuan sosial ditengah-tengah masyarakat, Pemko Tanjungbalai harus cepat tanggap dengan melakukan penertiban terhadap agen dan pangkalan yang menyebabkan terjadinya harga tebus gas elpiji melon yang mencekik leher tersebut," pungkas Taufik Hidayat.

Sementara, Pemko Tanjungbalai hingga saat ini, belum ada yang bisa dihubungi untuk dikonfirmasi terkait dengan tingginya harga gas LPG bersubsidi ukuran 3 kilogram tersebut. (ign/mom)
Tanjungbalai 1574910695872506091
Beranda item

Cithika

Clicksor

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

ADSENSE

ADNOW

loading...

Follow by Email

Chitika

Total Tayangan Halaman