BidVertiser

AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215

Adsense

Loading...

Parah, Saat Ibunya Pergi Undangan, Bayi Ini Dijual Ayahnya

TASLABNEWS, Tingkah ayah asal Aceh ini tak pantas ditiru.
SK (41). Saat istrinya pergi undangan, Ia tega menjual anak kandungnya yang baru berusia 7 bulan seharga Rp10 juta.
Bayi yamg dijual ayahnya.
Bayi yamg dijual ayahnya.

Akibat perbuatannya, SK dan 4 orang lainnya ditangkap Polres Langsa-Polda Aceh. Keempat orang itu merupakan perantara dan pembeli bayi laki-laki tersebut.

Informasi diperoleh, tersangka merupakan warga Dusun Makmur, Gampong Asam Peutik, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa, Aceh.

Tersangka ditangkap polisi di Kampung Sungai Kuruk, Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang.

“SK ditangkap karena telah melakukan tindak pidana perdagangan orang (traficking). Pasalnya anaknya dijual kepada orang lain Rp 10 juta tanpa sepengetahuan atau izin dari isterinya,” kata Kapolres Langsa AKBP Satya Yudha Prakasa melalui Kasat Reskrim Iptu Agung Wijaya Kusuma seperti dilansir dari ajnn.net, Jumat (12/10/2018).

Sementara perantara yang ditangkap dalam kasus human trafficking atau tindak pidana penjualan orang (TPPO) tersebut masing-masing berinisial JU (52), warga Desa Kebun Pabrik, Kecamatan Langsa Lama dan IS (60) warga Gampong Jawa, Kota Langsa.

Petugas juga menangkap pasangan suami istri (pasutri) pembeli bayi tersebut, yakni RO (42) dan MA (43), warga Jurong Tanoh Buju, Gampong Cot Ba’u, Kecamatan Suka Jaya, Sabang.
Kejadian berawal saat isteri SK berinisial NP hendak pergi undangan. Ia kemudian meminta suaminya, SK, untuk menjaga anak mereka. 

Saat isterinya keluar rumah, tersangka SK langsung membawa anaknya menggunakan sepeda motor ke SPBU Alue Dua, Kecamatan Langsa Barat. 


Tiba di SPBU, anaknya diserahkan kepada JU dan Is lalu dinaikkan mobil ambulan untuk diantarkan ke Perumahan Deno Indah Birem Puntong, Kecamatan Langsa Baro, sementara SK mengikuti dari belakang.

Saat tiba di rumah tersebut, mereka sudah ditunggu oleh RO dan MA. Kemudian dibuat surat serah terima bayi tersebut yang ditulis oleh IS dan ditanda tangani oleh SK atas nama ibu kandung anak tersebut atau istrinya SK dengan cara pemalsuan tanda tangan.

Usai ditandatangani surat pernyataan tersebut, RO dan MA menyerahkan uang sebesar Rp 10 juta kepada SK. Selanjutnya SK, JU dan IS langsung meninggalkan perumahan tersebut.

“Akibat perbuatannya, lima tersangka dikenakan Pasal 2 UU RI No. 21 tahun 2007 jo Pasal 76F UU RI No. 35 tahun 2014 dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara,” tandasnya. (syaf/mdc/int)
Nasional 6504036103787365089
Beranda item

Cithika

Clicksor

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

ADSENSE

ADNOW

loading...

Follow by Email

Chitika

Total Tayangan Halaman