TASLABNEWS.com. Diberdayakan oleh Blogger.

BidVertiser

AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215

Adsense

Loading...

Terungkap, Usai Bantai Istri dan 2 Balitanya, James Bunuh Diri

TASLABNEWS, Kasus penemuan jenazah keluarga James Samosir (30) dan istrinya Rosalina boru Gultom (30) serta dua orang anaknya Pransiskus Esodorus Samosir (2) dan Rauli Agnes Samosir (5) terungkap. Ternyata usai menghabisi istri dan dua anaknya yang masih balita, James lalu bunuh diri.

Jenazah keluarga James dibawa ke rumah sakit.
Jenazah keluarga James dibawa ke rumah sakit.


Hal ini terungkap saat polisi melakukan pengembangan kasus pembunuhan satu keluarga yang ditemukan tewas di Desa Tambun Sungkean, Kecamatan Onanrunggu, Kabupten Samosir, Rabu (25/10/2018).

BACA BERITA TERKAIT:


Berdasarkan hasil penelusuran polisi, ternyata keluarga James bukan dibunuh orang lain. Mereka dibunuh oleh James Samosir.

 James bersama istri dan anak-anak ditemukan oleh tentangganya sudah tak bernyawa dengan kondisi mengenaskan di kamar mereka dengan posisi terlentang dan berceceran darah.


BERITA MENARIK LAINYA:

http://www.taslabnews.com/2018/10/pura-pura-nyerah-pirhot-nababan-bacok.html?m=0

http://www.taslabnews.com/2018/10/kapolsek-tinjau-banjir-di-desa.html?m=0

http://www.taslabnews.com/2018/10/istiqomah-putri-asal-sei-kepayang.html?m=0

http://www.taslabnews.com/2018/10/mau-nikmati-ekstasi-2-warga-asahan-ini.html?m=0

http://www.taslabnews.com/2018/09/beredar-rekaman-suara-anggota-dprd.html?m=0

http://www.taslabnews.com/2018/10/wakil-ketua-ampi-asahan-gagal-pimpinan.html?m=0

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol.‎Tatan Dirsan Atmaja  menjelaskan hasil keterangan saksi baik dari keluarga korban dan tetangga, hubungan antara James dan ‎Rosalina sudah tidak harmonis 6 bulan belakangan ini. Pelaku bekerja sebagai petani tuak tidak pernah lagi memberi nafkah kepada istri dan anak-anaknya.

‎"Karena, tidak harmonis yang ditandai dengan istri korban bersama dengan anaknya sering pergi dan menginap di rumah orangtua korban. Kemudian, diduga para korban meninggal akibat adanya tindak pidana penganiyaan," tutur Tantan.

Menurut Tatan, setelah mendapatkan informasi dari masyarakat pihaknya mendatangi lokasi kerjadi dan melakukan olah TKP. 

Selanjutnya, Polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa pisau dengan sarung  yang berlumuran darah 1 buah, kain atau pakaian anak-anak korban, satu batang balok kayu berukuran 1 meter dan botol racun hama merk gramoxone 1 buah.

‎"Tidak tertutup kemungkinan pelaku penganiyaan yang mengakibatkan meninggalnya orang adalah James Samosir yang terlebih dahulu melakukan penganiyaan terhadap istri dan anak korban. Selanjutnya, James Samosir melakukan upaya bunuh diri dengan cara menyayat urat nadi tangan sebelah kiri dengan menggunakan pisau," tutur Tatan.

Setelah dilakukan Identifikasi, pihak kepolisian membawa jenazah para korban dibawa ke RSUD Hadrianus Sinaga Pangururan, Kabupaten Samosir. Kemudian, di bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan guna dilakukan autopsi terhadap korban.

‎Meski James diduga sebagai pelaku pembunuhan dan ikut tewas setelah bunuh diri. Tatan menyebutkan pihak keluarga korban merasa keberatan dan meminta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas tindak pidana pembunuhan tersebut. (Syaf/mjc/int)
Reaksi: 
TAPANULI 108945012270774336
Beranda item

ADSENSE

INFO LOWONGAN KERJA

Media Online www.taslabnews.com / PT TASLAB MEDIA PERS,

Membutuhkan wartawan/koresponden untuk wilayah
1. Kota Pematangsiantar/Simalungun,
2. Sibolga, Taput, Tapteng, Madina, Palas, Paluta,
3. Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu Selatan, Asahan, Batubara

4. Medan, Lubukpakam, Tebingtinggi


Persyaratan:
Minimal tamatan SMA sederajat.
Berkelakuan Baik


Bagi yang Berminat Hubungi:
1. Muhammad Yunus (Kabiro taslabnews.com) 0852 6258 4569
2. Salomo Malau (Direktur) 0812 6306 1350

Alexa Rank

Clicksor

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

ADNOW

loading...

Cithika

Chitika

Total Tayangan Halaman