TASLABNEWS.com. Diberdayakan oleh Blogger.
AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215

BidVertiser

Loading...

Siap-siap, Pemerintah Izinkan Pengusaha Asing Kelola 54 Usaha Ini

Salah Satunya Warnet, Pelatihan Kerja
dan Pembersihan Umbi-umbian

TASLABNEWS, Pemerintah yang mengeluarkan kebijakan untuk 54 bidang usaha yang boleh dikelola pengusaha asing seperti perdagangan eceran melalui pemesanan pos dan internet,  warung internet, industri kayu, industri rokok, jasa survey, angkutan pariwisata, jasa akses internet, pelayanan pest control dan fumigasi dan industri alat kesehatan sudah banyak dijalankan oleh UKM.

Warga yang sedang bermain di warnet.
Warga yang sedang bermain di warnet.
Wakil Ketua Umum Kadin DKI Jakarta Sarman Simanjorang mengatakan sekitar 54 usaha merupakan bidang usaha yang banyak digeluti pelaku UKM yang seharusnya dilindungi, diproteksi dan diberdayakan oleh pemerintah.

"Jika ini benar benar diberlakukan menjadi ancaman serius bagi pelaku UKM,dan suatu saat UKM kita bukan lagi menjadi pemain akan tetapi menjadi penonton di negeri sendiri," kata Sarman Simanjorang dalam keterangan resmi kepada media di Jakarta, Selasa (20/11).

BACA BERITA MENARIK LAINNYA:



Dia meminta sebelum ini diberlakukan secara maksimal hendaknya pemerintah dapat mempertimbangkan kembali kebijakan tersebut sebelum semuanya terlambat. Sarman menilai seharusnya pemerintah lebih cermat dan teliti menginvetarisir bidang usaha apa saja yang pantas diberikan kepada pemodal asing yang berskala UKM, atau menyusun kriterianya dengan mempertimbangkan pelaku UKM di Indonesia yang bergerak di sektor usaha tersebut dan berpotensi untuk dikembangkan.

"Jangan terkesan nantinya UKM kita di adu dengan UKM investor asing tentu UKM kita akan kalah karena mereka pasti memiliki modal yang lebih kuat,SDM yang lebih mumpuni, penguasaan teknologi yang lebih canggih dan jaringan pemasaran yang lebih luas," jelasnya.

"Jika ini dibuka 100 persen untuk investor asing pelan pelan akan mematikan pelaku UKM kita. Kita apresiasi upaya dan respon pemerintah mengeluarkan Paket kebijakan 16 mengantisipasi kondisi ekonomi global yang tidak menentu sehingga perlu mengeluarkan kebijakan untuk menjaga kepercayaan investor baik untuk jangka menengah dan panjang," jelas Sarman.



Namun, dia mengatakan, jangan sampai tidak melindungi pelaku usaha Indonesia apalagi UKM sehingga pelaku UKM menjadi tuan rumah dinegeri sendiri. Padahal, UKM bisa dijadikan tiang kekuatan ekonomi nasional yang mampu menyediakan lapangan pekerjaan dan memiliki daya tahan menghadapi krisis ekonomi. (syaf/okc/int)

Berikut ke-54 bidang usaha yang modal atau sahamnya bisa 100 persen dimiliki asing:


  1. Industri pengupasan dan pembersihan umbi umbian,
  2. Industri percetakan kain,
  3. Industri kain rajut khususnya renda,
  4. Perdagangan eceran melalui pemesanan pos dan internet,
  5. Warung Internet (Warnet),
  6. Industri kayu gergajian dengan kapasitas produksi di atas 2.000 m3/tahun,
  7. Industri kayu veneer,
  8. Industri kayu lapis,
  9. Industri kayu laminated veneer lumber (LVL),
  10. Industri kayu industri serpih kayu (wood chip),
  11. Industri pelet kayu (wood pellet),
  12. Pengusahaan pariwisata alam berupa pengusahaan sarana, kegiatan, dan jasa ekowisata di dalam kawasan hutan,
  13. Budidaya koral/karang hias,
  14. Jasa konstruksi migas: Platform,
  15. Jasa survei panas bumi,
  16. Jasa pemboran migas di laut,
  17. Jasa pemboran panas bumi,
  18. Jasa pengoperasian dan pemeliharaan panas bumi,
  19. Pembangkit listrik di atas 10 MW,
  20. Pemeriksaan dan pengujian instalasi tenaga listrik atau pemanfaatan tenaga listrik tegangan tinggi/ekstra tinggi,
  21. Industri rokok kretek,
  22. Industri rokok putih,
  23. Industri rokok lainnya,
  24. Industri bubur kertas pulp,
  25. Industri siklamat dan sakarin,
  26. Industri crumb rubber,
  27. Jasa survei terhadap objek-objek pembiayaan atau pengawasan persediaan barang dan pergudangan,
  28. Jasa survei dengan atau tanpa merusak objek,
  29. Jasa survei kuantitas,
  30. Jasa survei kualitas,
  31. Jasa survei pengawasan atas suatu proses kegiatan sesuai standar yang berlaku atau yang disepakati,
  32. Jasa survei/jajak pendapat masyarakat dan penelitian pasar,
  33. Persewaan mesin konstruksi dan teknik sipil dan peralatannya,
  34. Persewaan mesin lainnya dan peralatannya yang tidak diklasifikasikan di tempat lain (pembangkit tenaga listrik, tekstil, pengolahan/pengerjaan logam/kayu, percetakan dan las listrik,
  35. Galeri seni,
  36. Gedung pertunjukan seni,
  37. Angkutan orang dengan moda darat tidak dalam trayek: angkutan pariwisata dan angkutan tujuan tertentu,,
  38. Angkutan moda laut luar negeri untuk penumpang,
  39. Jasa sistem komunikasi data,
  40. Penyelenggaraan jaringan telekomunikasi tetap,
  41. Penyelenggaraan jaringan telekomunikasi bergerak,
  42. Penyelenggaraan jaringan telekomunikasi layanan content (ringtone, sms premium, dsb),
  43. Pusat layanan informasi dan jasa nilai tambah telpon lainnya,
  44. Jasa internet telepon untuk keperluan publik,
  45. Jasa interkoneki internet (NAP) dan jasa multimedia lainnya,
  46. Pelatihan kerja,
  47. Industri farmasi obat jadi,
  48. Fasilitas pelayanan akupuntur,
  49. Pelayanan pest control atau fumigasi,
  50. Industri alat kesehatan: kelas B,
  51. Industri alat kesehatan: kelas C,
  52. Industri alat kesehatan: kelas D,
  53. Bank dan laboratorium jaringan dan sel.
Nasional 8296945288061769183

Posting Komentar

Beranda item

Translate

ADSENSE

Alexa Rank

Clicksor

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

ADNOW

loading...

Cithika

Chitika

Total Tayangan Halaman