SMS INTERAKTIF WARGA

Bagi Anda warga TANJUNGBALAI, ASAHAN, LABUHANBATU RAYA, BATUBARA, SIANTAR-SIMALUNGUN yang Punya Keluhan kepada Pemerintah dan Penegak Hukum, seperti jalan rusak, air macet, pencurian, sampah, peredaran narkoba, kesehatan, pendidikan, pertanian dll Hubungi kami di 0857 6772 2201, Kami akan coba sampaikan kepada yang bersangkutan
TASLABNEWS.com. Diberdayakan oleh Blogger.
AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215

BidVertiser

Loading...

Tersandung Masalah, JR Saragih Ditinggal Sendiri

TASLABNEWS, SIANTAR- Setelah gagal ikut Pilgub Sumatera Utara, JR Saragih juga tersandung urusan hukum atas dugaan pemalsuan legalisir ijazah palsu. Yang terbaru, JR Saragih dipecat Demokrat. Ketua DPD PD Sumut ini dinilai melanggar kode etik kepartaian.

JR Saragih
JR Saragih


"Memang di dalam kode etik kita, kalau ada kader yang berstatus sebagai tersangka itu memang standarnya begitu, diberhentikan," ujar Sekretaris Majelis Tinggi PD Amir Syamsuddin, Kamis (22/3).

Penetapan status tersangka jadi alasan pemecatan JR Saragih dari partai. Menurut Amir, ancaman pidana pada Pasal 184 UU Pilkada yang dikenakan ke JR Saragih maksimal 6 tahun penjara.

Sebelum masuk dalam rentetan persoalan, JR Saragih dijagokan Deokrat di Pilgub Sumut. Track record JR Saragih sebagai Bupati Simalungun dianggap jadi modal kuat untuk maju di Pilgub.

Tapi pencalonan JR Saragih langsung terganjal setelah KPU menerbitkan SK penetapan calon pada Pilgub Sumut tanggal 12 Februari 2018. KPU Sumut menyatakan JR Saragih tidak lolos syarat administrasi karena persoalan legalisir ijazah.
Keputusan KPU ini dilawan JR Saragih dengan mengajukan gugatan ke Bawaslu Sumut. Pada putusan, Sabtu, 3 Maret, Bawaslu mengabulkan sebagian gugatan yang diajukan.

Bawaslu memerintahkan JR Saragih melegalisir ulang salinan ijazah sebagai syarat kelengkapan berkas administrasi pencalonan. Tapi hingga batas waktu 7 hari kerja, JR Saragih tidak memenuhi syarat administrasi.

Karena itu KPU Sumut tetap menyatakan JR Saragih-Ance Selian tidak memenuhi syarat mengikuti Pilgub. JR Saragih tidak menyerahkan fotokopi ijazah yang dilegalisir ulang sebagai syarat kelengkapan berkas administrasi pencalonan sebagaimana putusan Bawaslu.
JR Saragih disebut KPU hanya menyerahkan fotocopy Surat Keterangan Pengganti Ijazah (SKPI) dengan alasan ijazah yang dimiliki hilang.


Dukungan Demokrat sempat diberikan saat JR Saragih maju ke Bawaslu Sumut. Namun setelah JR Saragih ditetapkan sebagai tersangka, Demokrat memutuskan mengambil tindakan tegas dengan pemecatan. (rel/syaf/int)
Siantar-Simalungun 20973595921174348
Beranda item

Translate

ADSENSE

Alexa Rank

Clicksor

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

ADNOW

loading...

Cithika

Chitika

Total Tayangan Halaman