TASLABNEWS.com. Diberdayakan oleh Blogger.
AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215

BidVertiser

Loading...

Adu Jotos Warnai Razia Gabungan Satpol PP dan Polisi Saat Tertibkan Kafe

TASLABNEWS, TANJUNGBALAI-Personel Satpol PP Tanjungbalai dan warga bentrok, Kamis (21/2). Warga dan Satpol PP saling tunjang dan tinju saat pihak Satpol PP dan kepolisian menggelar razia pekat. Dalam razia Pekat itu, sebanyak 36 orang terjaring diantaranya 22 perempuan dan 11 laki-laki dan 3 orang yang berstatus pelajar.

Warga berunjukrasa di depan kantor Satpol PP Tanjungbalai.
Warga berunjukrasa di depan kantor Satpol PP Tanjungbalai.

Keadaan semakin memanas setelah salah seorang warga mengalami luka-luka dan beberapa warga lainnya merusaha melawan petugas yang memukul warga.

 Razia Pekat itu dimulai Rabu (20/2) malam sekitar Pukul 22.00 WIB dengan mengitari sekaligus merazia lokasi dan tempat hiburan malam diseputaran Batu 7 dan warung remang remang di Jalan Jati Tanjungbalai.


BERITA LAINNYA:
Miliki Sabu 2 Pria di Batubara Diringkus Polisi


Mau Setor Uang ke Bandar, Penulis Togel Hongkong di Labura Diringkus


Saat tiba di Batu 7, sejumlah warga protes setelah petugas merazia dan mengangkut beberapa perempuan yang sedang duduk di dalam warung makan.

Setelah di kantor Satpol PP Tanjungbalai, beberapa petugas Satpol PP adu mulut dengan masyarakat hingga berujung dengan adu jotos. 

Akibatnya, beberapa warga mengalami luka-luka. Tidak terima dengan kejadian itu, puluhan warga lainnya menyeruduk hingga berorasi di depan kantor Satpol PP dan meminta Kasatpol PP Burhanuddin bertanggung jawab atas tindakan anarkis anggotanya.

Beruntung Wakil Ketua DPRD Tanjungbalai Leiden Butar butar yang turun ke kantor SatPol PP berhasil meredam amarah warga setelah berjanji akan mendampingi warga untuk membuat laporan ke Polres Tanjungbalai atas pemukulan terhadap warga tersebut.
 Keseluruhan yang terjaring razia itu kemudian didata dan dilakukan pembinaan rohani, dan dipulangkan setelah membuat surat pernyataan bermeterai serta dijamin oleh pihak keluarga masing-masing.

Kabid penegakan peraturan perundang undangan Muhammad Tahir, usai razia Pekat mengatakan bahwa pihaknya menyesalkan kericuhan yang terjadi antara masyarakat dan petugas SatPol PP. Namun dikatakan, hal itu akan diserahkan kepihak berwajib untuk proses selanjutnya. (ign/syaf)
Tanjungbalai 725779884522941418

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

Google analytics

Translate

ADSENSE

Alexa Rank

Clicksor

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

ADNOW

loading...

Cithika

Chitika

Total Tayangan Halaman