TASLABNEWS.com. Diberdayakan oleh Blogger.
AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215

BidVertiser

Loading...

Aku Bawa 14 Kg Sabu untuk Biaya Kuliah Adikku, Pengakuan Tersangka yang Ditembak di Labuhanbatu

TASLABNEWS, LABUHANBATU-Satu dari dua tersangka yang membawa 14 kg sabu dan ditembak polisi di Labuhanbatu mengaku nekad karena untuk biaya kuliah adiknya.
Tersangka yang bawa 14 kg sabu di Labuhanbatu.
Tersangka yang bawa 14 kg sabu di Labuhanbatu.

Itu sesuai video pengakuan tersangka yang berdurasi kurang dari 30 detik.

Tersangka S ditangkap di kawasan Jalan Lintas Sumatera, Cikampak, Labuhanbatu. Sedangkan temanya P tewas ditembak karena melawan saat ditangkap.

BERITA TERKAIT:

Berdasarkan data yang diperoleh, penangkapan terhadap tersangka merupakan pengembangan dari penangkapan dua orang di Pematangsiantar, Minggu (20/1). Saat itu, petugas menyita sekitar 15 Kg sabu.

Dari pengembangan itu diketahui adanya pengiriman narkotika dari Pekanbaru menuju Medan. Petugas kemudian mencoba menghentikan 1 unit Toyota Avanza hitam BK 1875 FJ di Jalan Arifin Ahmad, Medan Kampai, Dumai, Riau, Minggu (3/2) sekitar pukul 21.30 Wib.


Namun mobil yang dikendarai S bersama P itu tidak berhenti. Kendaraan itu melaju kencang.

Petugas kemudian melakukan pengejaran. Tembakan dilepaskan ke arah pintu kanan. Belakangan diketahui S yang mengemudi tertembak di lutut dan tangan.

Mobil kemudian berhenti di kawasan Jalan Lintas Sumatera, Cikampak, Labuhanbatu, Sumut.

Lalu S dan P mencoba kabur. S langsung tertangkap, disusul P yang diringkus belakangan.

Dari mobil yang mereka tinggalkan ditemukan 1 tas hitam. Di dalamnya terdapat 14 kemasan teh cina warna hijau bertuliskan "Guan Yin Wang" yang masing-masing berisi 1 Kg narkotika jenis sabu-sabu.

BERITA LAINNYA:

S kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan. Sementara P dibawa untuk pengembangan. Petugas menyatakan dia sempat mencoba melakukan perlawanan sehingga ditembak mati.

"Terhadap salah satu tersangka terpaksa dilakukan tindakan tegas, karena melakukan perlawanan pada saat kita melakukan pengembangan," jelas Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto, di RS Bhayangkara, Kamis (7/2/2019).

Dalam kasus ini, S dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan atau Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (Mjc/int/syaf)
Labuhanbatu 7480716226049868747

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

Translate

OK Choii

PropellerAds

ADNOW

loading...

Cithika

Chitika

Total Tayangan Halaman

OK Choiii

PropellerAds