TASLABNEWS.com. Diberdayakan oleh Blogger.
AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215

BidVertiser

Loading...

Hiiii Asap Apa Ini, Keluar dari Dalam Tanah di Polsek Simpang Empat Asahan

TASLABNEWS, ASAHAN— Fenomena alam terjadi Mako Polsek Simpang Empat sejak Selasa (12/6) sekitar pukul 18.30 WIB hingga Jumat (14/6) sekitar pukul 10.00 WIB. Warga dan personil Polisi di Mako Polsek Simpang Empat Kabupaten Asahan dikejutkan oleh asap yang tiba-tiba keluar dari dalam tanah tepatnya di depan pos jaga.

Petugas dari Dinas Lingkungan Hidup dan polisi memberi police line di lokasi tanah yang mengeluarkan asap.
Petugas dari Dinas Lingkungan Hidup dan polisi memberi police line di lokasi tanah yang mengeluarkan asap.
Kapolsek Simpang Empat, AKP Raymond Hutagalung langsung melakukan koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Asahan, untuk mengetahui penyebab asap yang keluar dari dalam tanah di halaman Mako Polsek Simpang Empat.

 “Kita telah kordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan BPBD Kabupaten Asahan untuk mengetahui apa penyebab asap yang keluar dari dalam tanah itu”, ujar AKP Raymond.

Berita terkait:

Asap Misterius Keluar dari Dalam Tanah di Polsek Simpang Empat, Ini Penjelasan BPBD Asahan

Poniran dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Asahan mengatakan, “kami datang untuk memantau langsung, bukan mendeteksi sebab pihaknya tidak memiliki peralatan yang memadai,” ujarnya.

Hal senada dikatakan Kepala BPBD Asahan, Safruddin Harahap.

Menurut Safaruddin, pihaknya tidak memiliki alat dan tenaga ahli untuk melakukan pendeteksian.

BERITA LAINNYA:

Setelah Hamil 2 Bulan, Oknum DPRD Medan Nikahi Risma Wati, Warga Asahan ini Ngaku Ditelantarkan

Mantab, Pelaku Pencurian Sepedamotor di Asahan Ditembak Polisi, Ini Videonya

Adol Jeremin Sinaga Warga Simalungun Ditemukan Membusuk di Dalam Rumah

Terkait adanya fenomena alam ini, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Pertambangan dan energi Sumatera Utara.

"Kami hanya bisa mengimbau agar masyarakat tidak mendekati lokasi itu, sebab belum diketahui apakah asap itu berbahaya atau tidak. Sebaiknya masyarakat jangan mendekati lokasi ini,” ucapnya. (asc/int/syaf)


HEADLINE 9065749369220974871

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

Translate

OK Choii

PropellerAds

ADNOW

loading...

Cithika

Chitika

Total Tayangan Halaman

OK Choiii

PropellerAds