TASLABNEWS.com. Diberdayakan oleh Blogger.
AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215

BidVertiser

Loading...

Rindu dengan Ibu yang Sudah Meninggal, Warga Labuhanbatu Gantung Diri

TASLABNEWS, LABUHANBATU-Entah apa yang ada dipikiran Perlindungan Sinaga (32) warga Labuhanbatu ini. Ia nekad gantung diri, Selasa (4/6). Alasannya, ia mengaku rindu dengan ibunya yang sudah meninggal dan ingin menemui ibunya.

Ilustrasi gantung diri.

Mayat korban ditemukan sekitar pukul 21.30 WIB. Penemuan mayat korban sontak menghebohkan warga Jalan
 WR Supratman, Kelurahan Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu.


Korban yang sehari-hari bekerja di bengkel ditemukan tergantung di dalam kamar rumahnya, terikat tali nilon. 

Sebelumnya korban mengaku ingin menemui ibunya yang sudah meninggal dunia.

Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu AKP Jamakita Purba membenarkan peristiwa itu. Pihaknya menerima laporan dari masyarakat.

Petugas Reskrim dan SPK pun diperintahkan mendatangi lokasi. 

Sejumlah saksi mengaku,  korban diketahui baru saja mendatangi rumah adiknya, Kasidah Sinaga di kompleks Bangsal, tak jauh dari kediaman korban, untuk menitipkan sejumlah uang.

Korban meminjam ponsel Kasidah dan menitip pesan, menyuruh abangnya bernama Fafdi Sinaga, datang ke rumah tiga jam kemudian.

Sekitar pukul 21.30 WIB, Fafdi ditelepon kakaknya bernama Gusti Sinaga yang bermukim di Bagan Batu. Gusti menyuruh Fafdi segera pergi ke rumah korban.

Sebab korban baru menghubunginya seraya menyebut akan bertemu dengan ibu mereka yang telah meninggal dunia.

Setelah menyampaikan pesan seperti itu, Gusti mendengar suara "gubrak" dan korban tidak lagi bersuara di ujung ponsel yang tetap dalam posisi aktif.

Fafdi yang mendengar pengakuan saudaranya itu, dengan lekas bergegas menuju rumah korban. Setiba di sana, pintu kamar dalam keadaan terkunci dari dalam.

Dia lalu mendobrak pintu dan setelah terbuka, Fafdi melihat korban tergantung pada seutas tali nilon diikat pada leher dan ujung tali diikatkan ke beroti di plafon kamar.

Dengan buru-buru Fafdi dibantu tetangga dan warga menurunkan korban. Namun nyawa korban sudah tak terselamatkan.

Menurut Jamakita, keluarga korban bersedia tidak dilakukan otopsi jenazah. dan keluarga korban membuat surat pernyataan agar tidak dilakukan otopsi. (inc/int/Syaf)

Labuhanbatu 4129299322015341425

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

Translate

OK Choii

PropellerAds

ADNOW

loading...

Cithika

Chitika

Total Tayangan Halaman

OK Choiii

PropellerAds