SMS INTERAKTIF WARGA

Bagi Anda warga TANJUNGBALAI, ASAHAN, LABUHANBATU RAYA, BATUBARA, SIANTAR-SIMALUNGUN yang Punya Keluhan kepada Pemerintah dan Penegak Hukum, seperti jalan rusak, air macet, pencurian, sampah, peredaran narkoba, kesehatan, pendidikan, pertanian dll Hubungi kami di 0857 6772 2201, Kami akan coba sampaikan kepada yang bersangkutan
TASLABNEWS.com. Diberdayakan oleh Blogger.
AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215

BidVertiser

Loading...

Bertengkar di Warung Tuak, Warga Dolok Panribuan, Simalungun Tewas Dipijak-pijak

TASLABNEWS, SIMALUNGUN-Akibat cekcok, SS (45), warga Dolok Panribuan, Simalungun injak-injak Jam (45) hingga tewas akibat bertengkar di warung tuak.

Tersangka pelaku pembunuhan di Simalungun.
Tersangka pelaku pembunuhan di Simalungun.


Perkelahian antara keduanya terjadi di warung tuak milik R br Sihaloho, tepatnya di Kampung Bangun Dolok, Kamis (18/10/2018) sekira pukul 23.00 WIB kemarin.

Informasi diperoleh tersangka SS merupakan warga Kampung Pondok Bulu, Nagori Pondok Bulu, Kecamatan Dolok Panribuan, Simalungun.

Saat itu tersangka bertikai dengan JAM (45), warga Kampung Silautu, Nagori Sibaganding, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon (Girsip), Kabupaten Simalungun.

Cekcok mulut itu akhirnya berlanjut dengan adu otot. Nahas, JAM terjatuh saat terjadi saling serang itu. Dia kemudian diinjak-injak oleh SS hingga tewas.

Perkelahian tersebut bermula saat JAM dan SS minum tuak di lapo atau warung tesebut. Tba-tiba saja, tanpa sebab yang jelas, kedua pria itu terlibat adu mulut. Tak lama berselang, keduanya sudah saling serang.

Nahas bagi JAM, dia terjatuh. Kesempatan itu dipergunakan SS untuk menginjak-injak dada JAM hingga akhirnya pria itu tak bergerak lagi. Setelah diperiksa, ternyata JAM sudah tewas di lokasi.

Polisi yang menerima laporan dari warga langsung menuju di warung milik R br Sihaloho dan melakukan olah TKP.

Selanjutnya, petugas berhasil meringkus SS di salah satu warung tuak lainnya tak jauh dari lokasi pembunuhan.

SS kemudian diboyong ke kantor polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, sementara jasad JAM dibawa ke RSU Parapat untuk keperluan otopsi.

Kanit Reskrim Polsek Parapat, Ipda Bobby, menyebutkan, motif pembunuhan lantaran keduanya sudah dipengaruhi alkohol.

“Motifnya gara-gara minuman keras jenis tuak, maka terjadi selisih paham. Pelaku tidak ada menggunakan alat, hanya tangan kosong dan di pijak pijak dadanya,” kata Bobby.

Polisi menjerat SS, dengan pasal 338 subsider pasal 351 ayat 3, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (Syaf/mjc/int)
Siantar-Simalungun 5135562844968804837
Beranda item

Translate

ADSENSE

Alexa Rank

Clicksor

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

ADNOW

loading...

Cithika

Chitika

Total Tayangan Halaman