TASLABNEWS.com. Diberdayakan oleh Blogger.
AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215

BidVertiser

Loading...

Ayah, Ibu dan 2 Anaknya Dibantai

TASLABNEWS, Kasus pembunuhan sekeluarga di Kota Bekasi, Selasa (13/11/2018) pagi menghebohkan warga.

Jenazah keluarga korban yang tewas dibantai.
Jenazah keluarga korban yang tewas dibantai.
Diperum Nainggolan (38), Mata Boty Ambarita (37) dan dua anaknya Sarah Boru Nainggolan (9) San Arya Nainggolan (7) diduga dibunuh dan ditemukan tewas mengenaskan di dalam rumah.

Informasi diperoleh, peristiwa tersebut terjadi di Jalan Bojong Nangka 2, Rt 002/07, Kelurahan Jatirahayu Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, Selasa (13/11/2018) pagi.

Sontak suasana hening pagi hari, sekira 06.30 WIB, seketika pecah dengan tragedi ini.

Peristiwa ini terungkap pertama kali setelah saksi Feby Loka Rukmana mengatakan pada 03.30 WIB melihat gerbang kontrakan sudah terbuka dan televisi di ruang korban menyala namun saat saksi memanggil korban dari luar rumah namun tidak ada jawaban.

“Saya sempat menelpon tapi tidak diangkat. Kemudian saya langsung ke kembali ke kontrakan,” ucapnya Selasa (13/11/2018).

Dan pada pagi hari korban hendak berangkat kerja sekitar pukul 06.30 WIB, korban juga belum bangun akhirnyaFeby curiga dan penasaran akhirnya membuka jendela.

“Kemudian lihat ke ruangan korban melalui jendela dan melihat banyak korban sudah tergeletak dan terdapat darah, terus saya langsung melihat jendela bersama sama (warga) lalu melaporkan hal tersebut kepada Ketua RT dan Polsek Pondok Gede,” ungkapnya.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Indarto mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan yang mencurigakan bahwa adanya kecurigaaan yang terjadi di rumah Daperum Gaban Nainggolan.

“Lalu tadi anggota kami masuk dan betul menemukan beberapa kecurigaan antara lain ada dua jenazah yang berlumuran darah suami istri ditemukan di ruang tv, sedangkan anak-anaknya ditemukan di tempat tidurnya dengan kondisi sudah tidak bernyawa,” ungkapnya.

Menurutnya sementara ini semua motif sedang dikaji dan pihaknya akan melakukan konsolidasi terkait kasus tersebut.

“Sementara ini kita melihat kecenderungannya bukan ekonomi. Kecenderungannya ya. Tapi semua motif masih kita buka peluangnya,” terang Kapolres.

Polisi juga menemukan luka benda tumpul, dengan luka senjata tajam. Suami istri Daperum Gaban Nainggolan, Maya Sofianti Ambarita luka pada bagian leher, sedangkan untuk anak luka kehabisan oksigen karena tidak ditemukan luka terbuka.

“Nanti hasil tepatnya semua jenazah kita kirimkan ke Kramat Jati untuk di otopsi. Sejauh ini barang-barang juga tidak ada yang hilang, makanya kita masih kaji motif pelaku itu apa. Tapi sementara kita tidak menemukan ada barang berharga yang hilang,” pungkasnya. (Syaf/okc/int)
Reaksi: 
Nasional 5751879666414113828

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item