Bendahara MTsN2 Rantauprapat Dirampok, Para Guru Terancam Tak Gajian

Siti Dalimah, korban perampokan.
RANTAU - Bendahara MTs Negeri 2 Rantauprapat, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, Siti Dalimah dirampok di persimpangan gang Setia, Kelurahan Sirandorung, Kecamatan Rantau Utara, Senin (10/7) sekitar pukul 10.00 WIB.

Akibatnya, Siti mengalami kerugian sekitar Rp40 juta. Ditemui di kediamannya, korban ditemani suaminya M Tohir menerangkan, pagi itu dirinya tengah menunggu becak bermotor guna berangkat ke sekolah.

Tanpa disadari dari mana datangnya, tiba-tiba dua orang tidak dikenal dengan mengendarai sepeda motor jenis matic merampok tas yang disandangnya. Walau telah berusaha mempertahankan tasnya, tetapi kekuatannya tidak mampu menahan tarikan oknum perampok tersebut.

“Sudah sekuat tenaga saya, tetapi kalah juga. Sayapun langsung menjerit minta tolong,” akunya.

Ditambahkan suaminya, M Tohir, uang tersebut seyogyanya akan dipergunakan untuk membayar gaji sebahagian guru. Sebab, sebahagiannya sudah menerima. “Karena ada juga yang belum mengambilnya,” sebutnya.

Untuk itu, baik Siti Dalimah maupun M Tohir berharap pihak kepolisian segera menangkap pelaku perampokan tersebut. Apalagi, selain uang tunai, di tas miliknya juga tedapat sejumlah handphone dan berkas penting lainnya. "Sudah kami laporkan ke Polres Labuhanbatu," sebutnya.

Sementara, Kepala MTsN2 Rantauprapat Hj Nurmawati MA maupun Ketua Komite Sekolah Kaharuddin R Nasution menyesalkan kejadian tersebut. “Kami harapkan segera tertangkap perampoknya, karena itu gaji guru,” harap mereka.

Sementara Kasubag Humas Polres Labuhanbatu AKP Viktor Sibarani membenarkan adanya laporan perampokan tersebut dan kasusnya masih dalam penyelidikan. (Syaf)

Subscribe to receive free email updates: