Dibantu Istri, Dukun di Labuhanbatu Sukses Cabuli 8 Wanita



RANTAU- Personel Polsek Panai Tengah menangkap PHS (54) bersama istrinya YLN (26), terduga dukun palsu karena mencabuli 8 orang wanita, Senin (17/7).


Informasi dihimpun, PHS dan YLN merupakan warga Warga Desa Padang pasir, Kecamatan Rantau Selatan. Sedangkan, 8 wanita yang menjadi korbannya, merupakan warga Kecamatan Panai Hulu. Mirisnya 2 diantara korbannya masih di bawah umur.

Kapolsek Panai Tengah AKP Mhd Basyir melalui Kanit Reskrim Ipda K Butar-butar membenarkan penangkapan terduga dukun palsu itu.

“Benar kita telah mendapat laporan terkait ada seorang dukun cabul yang telah mencabuli 8 wanita secara bergantian. Mendapat laporan tersebut petugas langsung melacak keberadaan dukun tersebut,” terangnya kepada wartawan.

Terduga dukun cabul ditangkap saat hendak melarikan diri melalui jalur penyeberangan tangkahan Sei Jawi-jawi.

“Setelah mendapat informasi dari masyarakat tentang dukun cabul tersebut, polisi langsung bergerak cepat dan mendapati dukun cabul itu bersama istrinya hendak menyebrang melarikan diri menggunakan boat penyeberangan tangkahan Sei Jawi-jawi, Kecamatan Panai Hulu,” tambahnya.

Setelah kedua pelaku diamankan, selanjutnya diboyong ke Mapolsek Panai Tengah untuk dilakukan pemeriksaan intensif. “Kasusnya kita akan limpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Labuhanbatu,” tandasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu AKP Teuku Fathir membenarkan adanya penangkapan itu. “Ya benar, besok akan kita adakan press rilis ya,” katanya singkat saat dikonfirmasi melalui ponsel. (syaf)