Mau Mutar Arah, Petani Tewas Ditabrak


KISARAN –Kecelakaan lalulintas yang terjadi di Jalan Umum Bagan Asahan-Tanjungbalai, Senin (10/7). Dalam insiden ini Helmi (65) warga Sei Apung meningngal dunia.


Informasi diperoleh, peristiwa itu bermula saat korban mengendarai sepedamotornya Yamaha Vega BK 3318 MG. Saat itu, korban coba memutar arah balik. Namun diduga saat itu korban kurang berhati-hati. Dari arah belakang, datang pengendara sepedamotor Honda Supra X 125 BK 2752 QAE dan langsung menabrak korban.

Sekitar 6 jam mendapatkan perawatan medis di rumah sakit umum kisaran, pria uzur warga Dusun V, Desa Sei Apung, Kecamatan Tanjungbalai, Kabupaten Asahan ini akhirnya menghembuskan nafas.

"Uwak kami bang. Baru aja meninggal, jam 1 tadi. Kerjanya nelayan. Tadi mau ke Bagan rencananya. Iya sendiri. Udah dulu yo bang, mau mempersiapkan kepulangan kami dulu yo," ucap seorang pria mengaku kerabat korban saat ditanyai wartawan di RSUD Kisaran.

Terpisah, Kasat Lantas Polres Asahan melalui Kanit Laka M Butar Butar mengatakan, kecelakaan yang merenggut nyawa korban terjadi pagi hari, sekira pukul 08.00 WIB

"Iya benar lae. TKP nya di jalan umum Bagan Asahan-Tanjungbalai, Dusun IV, Desa Bagan Asahan tak jauh dari rumah korban. Sempat di rawat juga. Kejadian dilaporkan sama kita juga setelah korban meninggal dunia, kira-kira jam tiga sore tadi," terang Butar Butar ditemui wartawan di ruangannya.

Diterangkan Butar Butar, dari hasil penyelidikan dan saksi disekitar lokasi, saat itu korban datang dari arah Kota Tanjungbalai menuju ke rumahnya, di bagan asahan mengendarai sepedamotor Yamaha Vega BK 3318 MG.

Saat itu, korban coba memutar arah balik. Namun diduga saat itu korban tidak memperhatikan kondisi jalan raya, dari arah belakang, sepedamotor Honda Supra X 125 BK 2752 QAE langsung menabrak korban.

"Pengendara yang menabrak korban masih kita lidik identitasnya. Dari keterangan saksi, saat itu pengendara itu sempat memberikan pertolongan dan kepada korban. Tapi tiba-tiba menghilang dan meninggalkan sepeda motornya begitu saja setelah tahu korban meninghal dunia," ungkap Butar Butar. (ind/syaf)

Subscribe to receive free email updates: