Alexa.com

BidVertiser

AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215

Adsense

Loading...

2 PSK Online di Aceh Jalani Hukuman Cambuk

TASLABNEWS, BANDA ACEH-Dua dua Pekerja Seks Komersial (PSK) online NA (22) dan M (23) menjalani hukuman cambuk di halaman Masjid Jami', Kemukiman Lueng Bata, Kota Banda Aceh, Jumat (20/4). Masing-masing mereka mendapatkan 11 kali sabetan rotan setelah diputuskan Mahkamah Syariah bahwa mereka terbukti melanggar Qanun Nomor 6 Tahun 2015 tentang Hukum Jinayat.

Tersangka PSK online di Aceh yang menjalani hukuman cambuk disaksikan ribuan warga.
Tersangka PSK online di Aceh yang menjalani hukuman cambuk disaksikan ribuan warga.


Pantauan wartawan eksekusi cambuk terhadap dua PSK tersebut dimulai sekira pukul 11.00 WIB. Pelaksanaan ukhubat cambuk itu disaksi ratusan masyarakat yang hadir, sekaligus membawa telefon pintar untuk merekam proses eksekusi, bahkan ada yang melakukan siaran langsung melalui media sosial.

Terpidana M menjadi yang pertama merasakan sakit sabetan rotan. Mengenakan pakaian putih, M menyampingi algojo yang menghayunkan rotannya, sebanyak 11 kali. Selama menahan cambuk, M menutup wajahnya dengan jilbabnya. Terdengar sorak-sorakan dari warga yang menyaksikan pelaksanaan setiap terpidana dicambuk.

"Algojo, hayoen beutega laju (Algojo, cambuk yang kuat)," teriak seorang laki-laki dewasa yang menonton.

Setelah M, giliran NA menghadap algojo. Dengan mengenakan pakaian seba putih. naik ke atas panggung di halaman masjid. Sorak-sorakan warga yang menyaksikan pun riuh saat dirinya dihadirkan jaksa ke atas panggung. NA sempat mengangkat tangannya karena tidak sanggup menahan rasa sakit saat rotan mendarat di punggunya. Namun, setelah minum air mineral, algojo kembali beraksi.

Kedua PSK yang dicambuk itu sebelumnya ditangkap polisi pada penghujung Oktober 2017 lalu di sebuah hotel berbintang kawasan Banda Aceh. Penangkapan mereka keberhasilan atas aksi undercover yang dilakukan polisi.

Selain dua PSK, algojo juga mengeksekusi cambuk tiga pasangan ikhtilat atau bercumbu pada hari itu. Keenam terpidana ikhtilat yakni PA dengan cambuk 22 kali, RM sebanyak 22 kali cambuk, YA sebanyak 12 kali, RA sebanyak 12 kali, ZH sebanyak 17 kali dan EM sebanyak 17 kali.


"Cambuk kita gelar di depan masjid sesuai qanun. Kita bukan melanggar Pergub tapi yang kita laksanakan hari ini sesuai teknik dan aturan yang ada dalam qanun," kata Wakil Walikota Banda Aceh, Zainal Arifin kepada wartawan usai cambuk. (syaf/okc/int)
Nasional 6850744678735504632
Beranda item

Cithika

Clicksor

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

ADSENSE

ADNOW

loading...

Follow by Email

Chitika

Total Tayangan Halaman