KEUTAMAAN MELAKSANAKAN TARAWIH

Pada Hari Kesebelas : Allah SWT mencatat untuk kalian pahala seperti pahala empat kali orang yang haji dan umrah, setiap yang haji bersama seorang Nabi, dan setiap yang umrah bersama orang yang benar dan yang syahi

Adnow

loading...
Loading...

Danlanal ‘Sikat’ 3 Kapal Trawl di Perairan Pulau Ilik dan Poncan

TASLABNEWS, SIBOLGA- Kapal Republik Indonesia (KRI) Kurau-856 menangkap 2 kapal pukat trawl yang sedang beroperasi di sekitaran pulau Ilik atau 60 mil barat daya dari Sibolga, Jumat (27/4).
 
Kapal pukat trawl yang diamankan Lanal Sibolga.
Kapal pukat trawl yang diamankan Lanal Sibolga.

Komandan KRI Kurau-856 Mayor Laut (P) Avissema Herlambang dalam keterangan persnya menjelaskan, penangkapan dilakukan saat digelar patroli di Pantai Barat. Melihat ada kapal sedang melakukan penangkapan ikan dengan menggunakan trawl, KRI kemudian mengejar dan mengamankan kapal berikut ABK nya.

“Di bawah perintah Pangarmabar, kami melaksanakan operasi di Pantai Barat. Kami menemukan kapal yang diduga menggunakan trawl, 60 mil barat daya dari Sibolga. Ada beberapa kapal yang diperiksa saat itu, 2 kapal ini tidak punya surat-surat lengkap. KM Hotma 01 dengan ABK 15 orang dan KM Sehat dengan ABK 13 orang,” kata Avissema.

Selain menggunakan alat tangkap terlarang, dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa dokumen kedua kapal tersebut juga tidak lengkap.

 “Disitu kami melakukan pemeriksaan terhadap KM Hotma 01 dan KM Sehat. Dan mereka tidak mempunyai Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) dan Surat Persetujuan Berlayar (SPB),” ungkapnya.

Setelah cukup bukti, kedua kapal diserahkan ke Lanal Sibolga untuk penyelidikan lebih lanjut.

“Atas dasar itu, kedua kapal kami bawa dan diserahkan ke Lanal Sibolga untuk penyelidikan lebih lanjut. Semua barang bukti termasuk hasil tangkapan dari KM Hotma sebanyak 2 ton ikan campuran dan KM Sehat sebanyak 200 kg ikan campuran turut diamankan,” pungkasnya.

Penyerahan kedua kapal tersebut dibenarkan oleh Danlanal Sibolga Letkol Laut (P) Fajar Priyanto KST. Katanya, pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut secara profesional dan tanpa pandang bulu.

“Akan melakukan penyedikan lebih lanjut. ABK akan dibawa ke mako Lanal termasuk kapal. Kedepannya akan tetap profesional menegakkan hukum di laut tanpa adanya kompromi. Yang namanya pelanggaran tindak pidana di laut, pasti akan saya tindak tegas,” kata Danlanal.

Rencananya, usai pemeriksaan pihak Lanal akan langsung menyerahkan berkas kedua kapal ke Kejaksaan. “Kalau ini sudah terbukti, Angkatan Laut, selaku penyidik perikanan akan langsung menyerahkan berkas ke Kejaksaan,” pungkasnya.
 DitangkapTengah Malam

Usai menerima 2 kapal pukat trawl, hasil tangkapan KRI Kurau-856, Lanal Sibolga kembali menangkap 1 kapal lagi yang juga menggunakan alat tangkap terlarang di sekitar pulau poncan, Sabtu (28/4) sekira pukul 23.45 WIB.

Danlanal Sibolga Letkol Laut (P) Fajar Priyanto KST membenarkan penangkapan tersebut. Katanya, penangkapan tersebut sesuai komitmennya sebagai Danlanal untuk menertibkan pelaku kejahatan di laut. “Namanya Km Rejeki Laut GT 28. Kita tangkap tengah malam tadi,” kata Danlanal, Minggu (29/4).

Dari hasil penyelidikan, KM Rejeki terbukti bersalah telah melakukan penangkapan ikan dengan menggunakan pukat trawl. Tak hanya itu, kapal tersebut juga tidak dilengkapi dengan dokumen. Sama seperti 2 kapal yang sebelumnya ditangkap KRI Kurau-856. Saat ini, pihaknya telah menetapkan nahkoda kapal sebagai tersangka.

“Kapalnya sudah kita tahan bersama nahkodanya. Ini juga tidak dilengkapi dengan dokumen,” ungkapnya.

Selanjutnya, berkas pemeriksaan ketiga kapal, KM Hotma 01, KM. Sehat dan KM. Rejeki Laut akan segera dilimpahkan bersamaan ke pihak kejaksaan. Sementara, barang bukti hasil tangkap kapal tersebut akan diserahkan ke pihak badan lelang negara. Untuk dilelang dan sebagai pemasukan negara. “Ikannya kita serahkan ke badan lelang negara untuk dilelang. Lumayan hasilnya masuk ke kas negara. Daripada dibiarkan, busuk, gak ada artinya,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Letkol Laut (P) Fajar Priyanto Kurniawan ST dipercaya menjadi Komandan Lanal (Danlanal) Sibolga yang sebelumnya menjabat sebagai Komandan KRI Teuku Umar 385.

Danlanal lama Letkol Laut (P) Sri Rakhmadi M Tr (Hanla) dimutasi menjadi Pasops Satrol Lantamal III. Upacara serah terima jabatan dilaksanakan di Mako Lanal, Kamis (26/4).

Komandan Lantamal II Laksamana Pertama TNI Agus Sulaeman MSc dalam amanatnya menjelaskan, pentingnya mutasi jabatan dalam lingkungan TNI Angkatan Laut (AL). Selain itu, juga disampaikan tentang pelaksanaan validasi organisasi. Berupa pembentukan staf potensi maritim di tingkat Kotama dan Lantamal. Likuidasi Satrol armada dan Satkamla Lantamal, yang menjadi Satrol Lantamal.

“Kita tahu bersama bahwa Lanal Sibolga sebagai salah satu pangkalan TNI AL. Mengemban tugas menyelenggarakan dukungan logistik bagi satuan operasional TNI AL, menegakkan hukum dan menjaga keamanan perairan di wilayah kerjanya. Serta melaksanakan pemberdayaan wilayah pertahanan negara di laut. Semua tugas tersebut bukanlah ringan. Untuk itu, diperlukan kemampuan manajerial dan kepemimpinan yang handal dari seorang komandan Lanal,” kata Danlantamal.
Pada kesempatan tersebut, juga diingatkan kepada Danlanal baru tentang berbagai bentuk tindakan ilegal di laut. Yang telah mengakibatkan kerugian negara yang sangat besar. Khususnya ilegal fishing dan penyelundupan narkoba.

“Tidak ada pilihan lain bagi komandan Lanal Sibolga, kecuali meningkatkan eksistensi atau kehadiran unsur patroli keamanan laut di perairan yang menjadi wilayah kerjanya,” ungkapnya. (syaf/int)

TAPANULI 4314099690116573623
Beranda item