KEUTAMAAN MELAKSANAKAN TARAWIH

Pada Hari Kesebelas : Allah SWT mencatat untuk kalian pahala seperti pahala empat kali orang yang haji dan umrah, setiap yang haji bersama seorang Nabi, dan setiap yang umrah bersama orang yang benar dan yang syahi

Adnow

loading...
Loading...

Penjual Takjil di Tanjungbalai Mulai Bermunculan

TASLABNEWS, TANJUNGBALAI - Hari pertama Ramadan, Kamis (17/6) dimanfaatkan puluhan ibu rumah tangga untuk menjajakan beragam makanan dan minuman berbuka puasa.


Di hari pertama puasa ramadhan, para penjual takjil mulai bermunculan di sejuml;ah ruas jalan di Kota Tanjungbalai.
Di hari pertama puasa ramadhan, para penjual takjil mulai bermunculan di sejuml;ah ruas jalan di Kota Tanjungbalai.


Pantauan taslabnews.com beberapa lokasi yang dimanfaatkan untuk menjajakan makanan berbuka puasa yakni di Jalan S Parman, Jalan Listrik tepatnya dimulai dari simpang Jalan Jenderal Sudirman hingga ke depan Terminal Lama (Jalan Pahlawan) Kota Tanjungbalai.

“Sudah menjadi tradisi sejak beberapa tahun yang silam, saat bulan Ramadan tiba, pedagang musiman/dadakan langsung menjajakan dagangannya di sepanjang Jalan S Parman Kota Tanjungbalai ini. Dan kondisi ini sudah menjadi pemandangan yang khas dan menarik setiap tahunnya,” kata Herman (38) salah seorang warga yang sedang membeli makanan untuk berbuka puasa. 

Herman mengatakan, para pedagang dengan menggunakan meja dan etalase terlihat asyik melayani pembeli. Berbagai makanan tampak tersusun di atas meja seperti urap, bubur pedas, batagor, kue talam pulut, kolding, gorengan, dan minuman untuk berbuka puasa. Harganya pun berpariasi mulai dari Rp500 sampai Rp5 ribu.

Kawasan ini menjadi macet akibat para pembeli makanan berbuka puasa datang berbondong-bondong dengan naik kenderaan bermotor mulai dari sepedamotor, betor hingga mobil.

Sementara Ida (32) salah seorang pedagang mengatakan, pada hari pertama Ramadan, warga yang membeli makanan untuk menu berbuka puasa kebanyakan memesan urap dan bubur pedas.

“Yang paling banyak dicari oleh pembeli ya urap sama bubur pedas,” kata Ida sambil melayani pembeli.
 (syaf)

Tanjungbalai 6975903806611534403

Posting Komentar

Beranda item