Anak Temukan Ayah Tergantung di Pohon Jeruk Bali


ASAHAN- Seorang pria berusia 69 tahun ditemukan tewas tergantung di pohon jeruk, Sabtu (20/5) sekitar pukul 15.30 WIB.

Jenazah korban yang tewas tergantung di pohon jeruk bali.


Informasi diperoleh, Tukiran (69) warga Dusun VI Desa Air Joman Baru Kecamatan Air Joman Kabupaten Asahan ditemukan putrinya Misriani tewas tergantung di pohon jeruk. 
Suara teriakan Misriani membuat tetangganya terkejut. Beberapa warga pun berdatangan lokasi tempat kejadian perkara (TKP).

Di-sana, warga melihat Tukiran dalam posisi tergantung dan jauh dari lokasi ditemukan sepedadayung miliknya.

Informasi diperoleh, Tukiran yang memiliki kebun kelapa sawit, siang itu pergi ke kebun dengan mengendarai sepedanya berjarak 800 meter dari kediaman mereka. Bahkan, Tukiran sempat permisi kepada salah satu anaknya.

Setelah menunggu lama, keluarga curiga. Saat itulah mereka mencari Tukiran yang belakangan ditemukan tewas di kebun sawitnya miliknya. Pengakuan Misriani, ayahnya pergi ke kebun sekira pukul 15.00 wib. Karena curiga, ia pun pergi mencari ayahnya ke kebun.

Alangkah terkejutnya, ia melihat kondisi ayahnya itu sudah tergantung di pohon jeruk bali di kebun sawit. Melihat ayahnya tewas, Misriani pun menjerit histeris dan melaporkan kepada warga dan keluarganya dan meneruskan ke polsek setempat.

 Selain memeriksa, Misriani, petugas juga memintai keterangan Mario (35) warga Dusun VI Desa Air Joman Baru, Sarifah Melda (36) untuk dimintai keterangan di lokasi.

Kepada wartawan Misriani mengaku ia tidak tahu apa penyebab hingga ayahnya nekad gantung diri di pohon jeruk.

“Nggak  tahu lah pak kenapa ayah gantung diri. Waktu ku cari di kebun kulihat ayah sudah meninggal tergantung di pohon jeruk bali,” ucapnya. (syaf)


Subscribe to receive free email updates: