Asahan-Meski sekolah terendam banjir kiriman akibat luapan sungai Silau, tetapi 65 murid di tiga sekolah dasar (SD) di Asahan tetap antusias mengikuti Ujian Sekolah (US) secara serentak, Senin (15/5).

Itu dikatakan Kabid Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Asahan Pardamean Sitorus SPd. Kepada wartawan Pardamean mengatakan, kegiatan US yang dilaksanakan, Senin (15/5) secara serentak ini sudah dapat dilakukan di tiga sekolah yang terkena dampak banjir kiriman dua hari lalu.

Pardamean Sitorus mengatakan ada tiga sekolah yang dua hari lalu terendam air luapan sungai Bunut, tiga sekolah tersebut diantaranya SD Negeri 010057, SD Negeri 010058, dan SD Negeri 010059 dengan total murid yang mengikuti Ujian Sekolah sebanyak 65 orang murid.

Pada awalnya memang ada rencana untuk memindahkan 65 orang murid ini mengikuti US di sekolah yang tidak terkena banjir. Namun kondisi saat ini lokal kelas untuk ruang ujian sekolah sudah kering dan dapat difungsikan, sehingga rencana pemindahan sementara tersebut dibatalkan.

Saat ini hanya akses jalan menuju sekolah tersebut masih dalam kondisi becek, dan itu tidak menjadikan halangan bagi anak murid dalam mengikuti US.

Secara terpisah Sekertaris Dinas Pendidikan Herlis saat dikonfirmadi terkait US mengatakan, saat ini awal dimulainya US bagi anak murid ditingkat sekolah dasar, dan tidak satupun sekolah yang melaksanakan ujian di luar sekolahnya.


Tiga sekolah dasar yang berada di kelurahan Bunut juga sudah melaksanakan ujian sekolah disekolah masing masing, meskipun dua hari lalu sekolah tersebut terendam air luapan sungai Bunut yang tidak jauh dari lokasi sekolah tersebut.

Ujian Sekolah tingkat Sekolah Dasar yang dilaksanakan hari ini semuanya dalam kondisi sangat aman. (syaf/mc/int)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.