Mayat Teroris Akhirnya Dimakamkan di Simpang Limun


MEDAN-Jenazah Ardial Ramadhana di kebumikan di Simpang Limun tepatnya di Jalan Kemiri I, Lingkungan I, Kelurahana Sudirejo II, Kecamatan Medan Kota, Rabu (28/6). Jenazah Ardial batal dimakamkan di Jalan Makmur, Gang Dahlia Nomor 33, Tembung. Karena warga di Tembung menolak pemakanan Ardial di kampung mereka.


Atas penolakan tersebut, keluarga bermusyawarah dan mengambil sikap. Langkah yang dilakukan adalah dengan memakamkan jasad Ardial Ramadhana di Simpang Limun.

Jenazah Ardial Ramadhana dikuburkan di atas kuburan kakeknya Amsyarif yang meninggal pada 1972, dan neneknya H Rukiah Ali Binti Malik yang meninggal tahun 2008 dan pamannya Teguh Hek Syahputra Bin Syaiful Am yang meninggal tahun 1992 dalam satu liang yang sama. 

Setibanya jenazah Ardial Ramadhana bin Zulkarnaen di Perkuburan Islam itu, kemudian dilaksanakan Fadhu Kifayah ke 4 yaitu penguburan jenazah yang dihadiri sekitar 15 orang. Bertindak sebagai bilal adalah Ustad Yusnan Nasution. Seluruh rangkaian Fardhu Kifayah telah dilaksanakan dan keluarga almarhum Ardial Ramadhana bin Zulkarnaen kembali ke kediamannya.


Sebelumnya, jenazah pelaku teror Mapoldasu itu lebih dulu dimandikan dan dikafani jasadnya di RS Bhayangkara Polda Sumut. Begitu juga saat dishalatkan berlangsung di ruang jenazah RS Bhayangkara dengan imam AKP Kholis SH. (syaf/int)