BNN Dalami Hubungan Sindikat Narkoba Perbaungan dengan Jaringan Anyer

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polisi dan Bea Cukai berhasil menggagalkan transaksi narkoba jenis sabu sebanyak 44 kilogram. Barang bukti itu berasal dari penggrebekkan yang dilakukan di kawasan Pasar Bengkel, Perbaungan, Serdangbedagai, Sumatera Utara pada Sabtu 15 Juli 2017 kemarin.


Saat ini BNN masih melakukan pendalaman atas kasus tersebut. Termasuk mencari keterkaitan antara 10 orang anggota jaringan narkoba internasional Indonesia-Malaysia yang diringkus dalam penggrebekkan itu, dengan jaringan narkoba asal Taiwan yang diungkap Polda Metro Jaya dengan barangbukti lebih dari 1 ton sabusabu di kawasan Anyer sehari sebelumnya.

"Kita belum bisa kaitkan, tapi akan kita dalami keterkaitannya," kata Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Irjen Arman Depari, Minggu (16/7).

Arman mengaku, saat ini pihaknya tengah melakukan pemeriksaan laboratorium untuk memastikan apakah barang bukti narkoba yang diamankan di Perbaungan sama dengan yang ditemukan di Anyer.
"Nah, disana akan kita bandingkan, zat dan kandungan yang ada didalam. Kalau itu identik, maka kita akan sampaikan bahwa ada keterkaitan. Paling tidak kita tahu sumber produksinya sama atau tidak," pungkas Arman. (syaf/int)

Subscribe to receive free email updates: