Ini Dia Pria yang Merampok Gaji ke-14 Guru SD Negeri di Asahan

ASAHAN- Masih ingat kasus perampokan yang menimpa Suli Pariani (44), seorang Kepala SD Negeri 013828 Manis, Asahan yang mengakibatkan Rp67 juta uang yang dibawanya hilang. Setelah sebulan pelarian Juliadi alias Jul tersangka pelaku tindak kejahatan perampokan gaji ke-14 guru SD Negeri Desa Manis, Asahan akhirnya berhasil dihentikan polisi.
Juliadi tersangka pelaku perampokan kepala sekolah di Asahan.

Keterangan Kapolsek Pulau Raja AKP Juriadi SH MH, tim opsnal reskrim Polsek Pulau Raja telah mengamankan tersangka pelaku pencurian dan perampasan uang gaji ke 14 SDN Desa Manis yang terjadi, Senin (19/6) sekira pukul 17.50 WIB di Jalinsum Simpang Es, Desa Mekar Sari, Kecamatan Pulau Rakyat.

Juriadi mengatakan, dasar laporan polisi nomor LP/116/VI/2017/Sek.P.Raja dengan pelapor bernama Sulipayatni (54) ASN warga Dusun VI, Desa Manis Kecamatan Pulau Rakyat, Rabu (12/07) sekira pukul 17.00 petugas berhasil menangkap tersangka Juliadi alias Jul (28) yang merupakan warga Desa Mekarsari.
 "Tersangka kami tangkap di Jalinsum Dusun I, Desa Ledong Barat, Kecamatan Aek Ledong, Asahan," katanya.

Dari introgasi awal tersangka Juliadi alias Jul ini telah mengakui perbuatannya dengan menyikat tas milik korban yang berisikan uang sebanyak Rp67 juta. Di antaranya sebanyak Rp24 juta merupakan uang gaji ke-14 guru SD tersebut. Dalam aksi ini tersangka bersama satu temannya yang berinisial "D" (DPO) dengan menggunakan kendaraan Honda Beat warna putih.

"Tersangka Juliadi memang dikenal warga sering melakukan tindak kejahatan, dan dari tangan tersangka ini dapat diamankan barang bukti kunci letter T, sepeda motor Honda Beat yang digunakan untuk aksi kejahatan, tablet Advan serta satu unit speaker aktif," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Suli Pariani (44), seorang Kepala SD Negeri 013828 Manis, Asahan, Sumatera Utara. Jelang Lebaran, dia ditimpa musibah. Saat ia mengambil gaji untuk gaji ke-14 guru-guru di sekolah tempatnya memimpin, ia dirampok pria tak dikenal, Senin (19/6).
Informasi diperoleh, Suli Pariani yang merupakan warga Desa Manis, Kecamatan Pulau Maria, Asahan dirampok setelah mengambil sejumlah uang untuk gaji ke 14 milik guru sekolah.


Keterangan Camat Pulau Rakyat Allinuddin Siregar, korban mengalami musibah kehilangan uang akibat dirampok oleh OTK sebesar Rp67 juta, dan mereka sudah melaporkan kejadian perampokan tersebut ke pihak kepolisian resort Pulau Raja, pada Senin (19/6/2017) sekira pukul 18.30 wib.

Secara terpisah KA UPT Disdik Pulau Rakyat Julmei Harahap ketika dikonfirmasi wartawan juga membenarkan adanya kejadian perampokan yang dialami oleh Suli Pariani.

Menurutnya Suli Pariani membawa uang sebanyak Rp67 juta. Uang tersebut diantaranya uang gaji ke 14 milik guru di SD N.013828 Manis sebanyak Rp23 juta, uang sertifikasi mikik Suli Pariani yang baru diambilnya dari Dinas Pendidikan sebesar Rp6 juta, dan uang sebesar Rp38 juta hasil pinjaman Suli Pariani dari Koperasi.

Julmei Harahap juga mengatakan, setelah mengambil uang gaji ke 14 dari Sutrisno bendahara UPT disdik Pulau Maria sebesar Rp23 juta, korban bersama Rahman honore guru kelas berangkat menuju Kisaran dengan menaiki sepeda motor Honda Vario merah BK 5032 VDD yang dikendarai oleh Rahman.

Di Kisaran, Suli Pariani mengambil uang Rp44 juta. Sepulang mereka dari Kisaran dan sesampainya di Jalinsum Simpang Es, tepatnya di Desa Sungai Piring, kendaraan yang dinaiki Rahman dan Suli Pariani dihadang oleh OTK sebanyak dua orang dengan mengendarai sepedamotor Honda Beat warna putih.

Atas adanya kejadian ini korban sudah membuat pengaduan ke Poksek Pulau Raja, dan saya selaku Ka.UPT Disdik kecamatan Pulau Maria juga sudah melaporkannya ke kepala dinas pendidikan Kabupaten Asahan. (syaf)