Chitika

AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215

Adsense

Loading...

1 Hektare Ladang Ganja Ditemukan di Nias

TASLABNEWS, NIAS- Ladang ganja seluas sekitar satu hektar ditemukan di perbukitan Desa Hilinamozaua Raya, Kecamatan Onolalu, Kabupaten Nias Selatan, Rabu (13/6).

Ladamg ganja yang ditemukan di Nias.
Ladamg ganja yang ditemukan di Nias.


Ladang tersebut ditemukan tim gabungan Polres Nias Selatan. Di ladang/ kebun Luahajoa'afu tersebut, Polisi menemukan ratusan batang tanaman ganja yang baru tumbuh.

Informasi diperoleh penemuan ladang itu berkat laporan masyarakat yang mengatakan bahwa di areal perbukitan Desa Hilinamozaua Raya tepatnya di kebun Luahajoa'afu Kecamatan Onolalu Kabupaten Nias Selatan ada warga yang menanam ganja.

Berdasarkan informasi tersebut, Kapolres Nias Selatan AKBP Faisal F Napitupulu Sik MH membentuk tim untuk menyelidiki kebenaran informasi tersebut.

"Tim mencari keberadaan ladang ganja tersebut sejak Rabu dinihari (13/06), hingga akhirnya personil menemukan kebun ganja dengan luas sekitar satu hektar tersebut pada siang hari. Namun orang yang menanam tanaman ganja tersebut tidak berada di tempat. Polisi kemudian menurunkan bantuan personil ke lokasi untuk mencari dan menggeledah rumah warga yang diduga memiliki kebun ganja tersebut, namun warga yang identitas nya sudah dikantongi pihak kepolisian sudah melarikan diri dan tidak ada ditemukan barang bukti narkotika," jelas Faisal.

Untuk mengelabui petugas, pelaku menanam ganja di antara tanaman cabai dan jagung.

"Jadi pelaku berusaha menyembunyikan tanaman ganja miliknya, dengan menanam ganja di antara pohon cabai dan jagung. Pelaku juga menanam 3 ranjau paku di sekitar lokasi kebun, agar orang lain yang masuk ke kebun nya terkena paku. Dua orang personil kita mengalami luka di kaki akibat terkena ranjau paku tersebut," sambung Faisal.

Masih kata Faisal, pelaku sudah beberapa kali panen. Jadi sistem panen nya secara berkala tidak sekaligus, terbukti di lokasi ada sisa panen sebelumnya. Petugas kepolisian lalu mencabut semua tanaman ganja yang ada di kebun Luahajoa'afu tersebut, dan membawa barang bukti 151 batang pohon ganja yang baru tumbuh dan 3 ranjau paku ke Polres Nias Selatan.

Bupati Nias Selatan Dr. Hilarius Duha yang ikut melihat temuan ladang ganja tersebut mengapresiasi dan mengucapkan selamat kepada Kapolres Nias Selatan dan seluruh personil karena sudah berhasil mengungkap kebun ganja tersebut.

 Bupati mengatakan wilayah Nias Selatan cukup luas dan hutan masih banyak, sehingga memungkinkan orang-orang tertentu untuk melakukan penanaman daun ganja.

"Kami Forkopimda khusus nya Kapolres, sudah berkomitmen akan terus melakukan penyisiran-penyisiran di areal hutan untuk memberangus keberadaan narkotika di Kabupaten Nias Selatan", tegas Hilarius. (syaf/int)

TAPANULI 2276322521878413572
Beranda item