TASLABNEWS.com. Diberdayakan oleh Blogger.
AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215

BidVertiser

Loading...

Nyuci Baju di Sungai, Warga Madina Diserang Buaya, Jenazahnya Dimakamkan di Tobasa

TASLABNEWS, Niat Loide Boru Sirait (45) mencuci pakaian di sungai berbuah petaka. Tubuhnya diseret dan ditenggelamkan buaya. Saat ditemukan, korban sudah tewas dengan kondisi yang sangat menyeramkan.

Warga melayat jenazah korban yang tewas dimangsa buaya
Warga melayat jenazah korban yang tewas dimangsa buaya.

Informasi yang dihimpun, Selasa (27/11/2018), peristiwa ini terjadi di Sungai Kunkun Dusun Simpang Bambu, Desa Sundutan Tigo, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Kamis malam (26/11/2018).

BACA BERITA TERKAIT:



Saat kejadian korban bersama tetangganya, Martianna Panjaitan (40), mencuci pakaian di sungai yang berada tak jauh dari rumahnya. Mereka mulai mencuci pada pukul 17.30 WIB. Menjelang maghrib, tiba-tiba muncul seekor buaya besar yang langsung menyerang korban dan menyeretnya ke tengah sungai.

“Kebetulan saya dan Ibu Loide sore itu mencuci pakaian di pinggir sungai, tiba-tiba seekor buaya menyerangnya dan menyeretnya ke dalam sungai. Dia sempat minta tolong-tolong,” kata Martianna Panjaitan kepada wartawan.

Martiana yang panik kemudian berlari ke rumahnya yang berjarak sekitar 25 meter dari sungai. Dia meminta tolong suaminya, Alboin Sitorus untuk membantu korban. Martianna bersama suami lalu menuju ke sungai, namun korban sudah menghilang.

BACA BERITA LAINNYA:

Warga kampung lalu bersama-sama mencari korban ke arah hulu sungai. Sekitar pukul 19.30 WIB, warga bernama Mukmin Hasibuan menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia sekitar 500 meter dari tempat korban diterkam.

Saat ditemukan, kondisi korban sangat mengenaskan. Lengan tangan kanannya patah, bahu sebelah kiri, dada sebelah kiri robek, dan mata sebelah kiri terluka.

Kapolsek Natal AKP JR Purba membenarkan kejadian tersebut. Jenazah korban dibawa ke Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), untuk dimakamkan hari ini.

“Memang benar ada laporan yang kami terima korban dimangsa buaya. Beberapa personel kami langsung menuju ke lokasi kejadian,” tuturnya.

JR Purba mengaku, pihaknya telah berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumut untuk menangani satwa liar tersebut karena dikhawatirkan akan kembali membahayakan warga. (Syaf/okc/int)
TABAGSEL 6750020033253462027

Posting Komentar

Beranda item

Translate

ADSENSE

Alexa Rank

Clicksor

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

ADNOW

loading...

Cithika

Chitika

Total Tayangan Halaman