SMS INTERAKTIF WARGA

Bagi Anda warga TANJUNGBALAI, ASAHAN, LABUHANBATU RAYA, BATUBARA, SIANTAR-SIMALUNGUN yang Punya Keluhan kepada Pemerintah dan Penegak Hukum, seperti jalan rusak, air macet, pencurian, sampah, peredaran narkoba, kesehatan, pendidikan, pertanian dll Hubungi kami di 0857 6772 2201, Kami akan coba sampaikan kepada yang bersangkutan
TASLABNEWS.com. Diberdayakan oleh Blogger.
AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215

BidVertiser

Loading...

Mayat yang Ditemukan di Perairan Batubara Diyakini Sebagai Sunarti, Istri dari Mujahir

TASLABNEWS, BATUBARA-
Penemuan mayat wanita yang mengapung di perairan laut Pulau Pandan Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, Selasa (16/10/2018) sekitar pukul 10.00 WIB diyakini sebagai sosok dari Sunarti (50) istri dari Muhajir (49), manajer pabrik kacamata PT Domas Intiglass Perdana, Tanjung Morawa, Deli Serdang yang ditemukan tewas dengan tangan terikat.

Tim basarnas mengevakuasi mayat yang ditemukan di perairan Pulau Pandan Batubara
Tim basarnas mengevakuasi mayat yang ditemukan di perairan Pulau Pandan Batubara


Dokter di RS Bhayangkara Medan, dr Ismu Rizal mengatakan kondisi jenazah sudah mulai rusak.

Menurut Ismu, ada seorang wanita bernama Desi Rahwati (24) yang mengaku sebagai anak korban.

Ismu mengatakan, saat melihat kondisi jenajah di RS Bhayangkara Medan, Rabu (17/10) Desy meyakini mayat yang ditemukan itu adalah ibunya.

"Saat ini sedang dilakukan identifikasi. Tadi anaknya sudah melihat ciri-ciri dari korban," kata Ismu di RS Bhayangkara.

Berdasarkan pengakuan anak korban, lanjut Ismu Rizal, ia meyakini jenazah perempuan ini adalah ibu kandungnya.

Hal itu kata Ismu dipastikan setelah Desy mencocokan beberapa bagian tubuh yang ia kenali sebagai ibunya, diantaranya gigi, bekas melahirkan dibawah perut, bekas luka dipaha sebelah kanan dan kedua jari kaki, serta tinggi badan.

"Dari beberapa ciri-ciri tertentu, dia meyakini kalau mayat itu ibunya. Ciri-ciri yang dimaksud seperti gigi, bekas melahirkan, bekas luka, sampai jari-jari kakinya, dia meyakini itu ibunya," ungkap Ismu.

Lebih lanjut, pihak dokter forensik yang menangani belum dapat memastikan dengan nalar umum, sebab berdasarkan hasil tes DNA,  baru dokter dapat menyimpulkan jenazah apakah korban pembunuhan satu keluarga yang terjadi di Lubukpakam belum lama ini.

"Forensik tetap akan melakukan pemeriksaan DNA. Perkiraan mayat sudah lama, karena kondisinya sudah cukup rusak. Diperkirakan sekitar seminggu lebih," jelas Ismu. (Syaf/mjc/int)
HEADLINE 5716594439525054102
Beranda item

Translate

ADSENSE

Alexa Rank

Clicksor

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

ADNOW

loading...

Cithika

Chitika

Total Tayangan Halaman