TASLABNEWS.com. Diberdayakan oleh Blogger.
AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215

BidVertiser

Loading...

Demi Selamatkan Anak, Ibu Bertarung dengan Ular Piton Sepanjang 3 Meter

TASLABNEWS, Demi menyelamatkan nyawa anaknya yang dililit ular piton, seorang ibu Sarjiyem (51) bertarung melawan ular sepanjang 3 meter di halaman rumahnya.

Warga memegang ular piton yang menyerang Sarjiyem dan anaknya.
Warga memegang ular piton yang menyerang Sarjiyem dan anaknya.

Peristiwa itu terjadi di Dusun Trengguno Kidul, Desa Sidorejo, Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kamis dini hari (10/1/2019).

Saat itu Tri Duwianto (19), sempat dililit oleh ular di bagian leher hingga terluka. Sarjiyem sendiri mengalami luka pada jari tangan kanannya setelah berjuang menyelamatkan nyawa anaknya.

Sarjiyem menuturkan, peristiwa ini bermula saat dirinya terjaga dari tidur karena mendengar suara gaduh dari kandang ayam di belakang rumahnya. Dia pun membangunkan putranya untuk menengok suara gaduh tersebut.


BERITA LAINNYA:
ABG Asal Batubara Tewas Dilindas Bus Bilah Pane Baru di Asahan
Diduga Lakukan Pemerasan ke Oknum Kemenag Asahan, Seorang Aktivis Diciduk Polisi
Dua Bocah Asal Madina Ini Kulitnya Melepuh, Akibat Terkena Virus Toksoplasma

“Tadi jam 3 saya mendengar suara ayam berkokok. Karena bunyi itu saya membangunkan anak saya dan keluar menengok,” katanya saat ditemui di rumahnya.

Kandang tersebut hanya berjarak beberapa meter di belakang rumahnya. Karena gelap, keduanya membawa senter. Tri yang menunduk hendak melihat apa yang mengganggu ayam-ayam peliharaannya terkejut. Ular piton itu mematok lehernya lalu melilitnya.

Teriakan korban lantas terdengar oleh Sarjiyem yang kemudian datang ke kandang ayam.

Sarjiyem terkejut melihat anaknya diserang ular.  Ia lalu berusahan gigitan tersebut dari leher sang anak. Ular tersebut lantas melilit kaki Sarjiyem hingga dia terjatuh.

Dia pun berteriak. Teriakannya lalu didengar oleh warga yang kebetulan melintas sehingga keduanya berhasil diselamatkan dari serangan ular piton.

“Terus saya tarik kepala ular dari leher anak saya, dan bisa lepas. Tapi kaki saya gantian digubet (dibelit) ular itu dan jari saya digigit. Oleh karena itu, saya sama anak saya jatuh,” ucapnya.

“Setelah itu saya teriak-teriak minta tolong sambil nangis karena anak saya banyak mengeluarkan darah,” ucapnya.



Sesaat setelah berhasil terlepas dari serangan ular piton, keduanya langsung dilarikan ke RS Panti Rahayu untuk mendapatkan penanganan medis.

Saat ini keduanya diperbolehkan pulang ke rumah. Tri masih tergeletak lemas dengan perban yang melilit leher akibat gigitan ular piton. (mdc/int/Syaf)
Nasional 7458764712138126365

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

Translate

OK Choii

PropellerAds

ADNOW

loading...

Cithika

Chitika

Total Tayangan Halaman

OK Choiii

PropellerAds