TASLABNEWS.com. Diberdayakan oleh Blogger.
AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215

BidVertiser

Loading...

Sadis, Bayi Ini Dikubur Ibunya Hidup-hidup

TASLABNEWS, Entah apa yang ada dipikiran Wartini (32) warga di Kampung Pasirmuncang, Desa Pusakamulya, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta. Ia tega mengubur balitanya Dian Asriani (5 bulan) hidup-hidup. Beruntung nyawa si bayi berhasil diselamatkan.
Bayi yang dikubur hidup-hidup saat dirawat di rumah sakit.
Bayi yang dikubur hidup-hidup saat dirawat di rumah sakit.

Peristiwa itu terjadi, Rabu (27/3/2019). Nyawa bayi malang itu selamat setelah bibinya cepat menggali tanah tempat Dian dikubur di belakang rumah.

“Adik ipar ibu yang nekat mengubur bayinya, kebetulan bertandang ke rumah pelaku Wartini dan menanyakan tentang keberadaan keponakannya,” jelas Kapolsek Kiarapedes Iptu Toto H Permana.

Berita lain:
Disenggol Bus Berlian Baru di Jalinsum Asahan - Siantar, 2 Warga Asal Labuhanbatu Luka-luka

Pria Asal Paluta Ini Cabuli Anak Tetangganya
 
Kantongi Satu Bungkus Sabu, Supir Truk Asal Tanjungbalai Masuk Bui

Pelaku menyebut  anaknya tidak berada di rumah. 

Mendengar jawapan Wartini,  Atikah mencurigai sesuatu menimpa Dian.

“Terlebih sehari sebelumnya Atikah sempat melihat Wartini menggali lubang,” ungkap Toto.

Atas kecurigaan itu, Atikah meminta bantuan warga setempat mencari Dian termasuk menggali dua lubang yang sudah ditutup tanah.

Pada lubang pertama, tidak ditemukan. Kemudian Atikah dan warga menggali di lubang kedua. Di sana ditemukan kain dan tangan manusia. Yakin, itu tangan keponakannya, kemudian digali dan benar saja, bayi malang itu ditemukan dalam keadaan lemas.

Atikah dan warga cepat melarikan bayi Dian ke puskesmas Wanayasa kemudian dirujuk ke RSUD Bayu Asih hingga nyawa bayi selamat.

“Alhamdulillah korban selamat meski menderita hipotermia atau kedinginan. Sekarang sudah mulai stabil dalam perawatan tim medis RSUD Bayu Asih,” ujar Kapolsek.

Kapolsek menyebutkan, berdasarkan keterangan sejumlah saksi termasuk menginterogasi ibu kandungnya, kuat dugaan Wartini mengalami depresi.

“Depresinya itu sudah menimpa Wartini sejak Dian masih dalam kandungan berusia 7 bulan,” kata Kapolsek.

Kejadian mengubur bayinya hidup-hidup dilakukan Wartini saat suaminya sedang berkebun. (Okc/int/syaf)
Nasional 3650554017068005112

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

Translate

OK Choii

PropellerAds

ADNOW

loading...

Cithika

Chitika

Total Tayangan Halaman

OK Choiii

PropellerAds