TASLABNEWS.com. Diberdayakan oleh Blogger.
AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215

BidVertiser

Loading...

Remas Payudara Wanita, Warga Medan Ini Tewas Dihajar Abang Korban

TASLABNEWS, Tidak terima adik perempuannya dilecehkan (payudaranya diremas), Zulkifli dan Deni Rahmadan beserta sepupunya Bahriansah nekad menghajar Sumardin (26) warga Medan Barat. Akibatnya, Rabu (3/4/2019) nyawa Sumardin tak terselamatkan.

Jenazah korban penganiayaan.
Jenazah korban penganiayaan.

Korban diketahui warga Jalan Karya Karsa Dalam, Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat.

BERITA LAINNYA:
Diduga Berbuat Mesum, 8 Pasangan Dijaring Satpol PP Asahan

Tak Dapat Kendalikan Nafsu, Warga Tobasa ini Perkosa Murid SD
Diduga Mesum di Masjid, 4 ABG Ditangkap Warga

Berdasarkan informasi diperoleh, aksi penganiayaan ini dipicu, karena korban telah melecehkan adik kandung perempuan dari dua orang pelaku, dengan cara meremas buah dadanya.

Kapolsek Medan Barat Kompol Choky S Meliala didampingi Kanit Reskrim Iptu Herison Manullang mengatakan, saat ini dua dari ketiga pelaku penganiayaan terhadap korban telah berhasil diamankan. 

Keduanya yang diamankan berinisial Deni (23) warga Jalan Karya Suka Dame, Sei Agul, Medan Barat, serta Bahriansah (22) warga Pasar 2 Tembung.

"Sementara satu pelaku lainnya atas nama Zulkiflin(35) warga Pasar 8 Gang Padi, Jalan Letda Sujono masih dalam pencarian," ungkapnya.

Tambah Choky, dari hasil interogasi yang dilakukan kepada kedua pelaku, peristiwa penganiayaan ini bermula, ketika korban, pada Selasa (2/4) sekitar pukul 18.30 WIB dengan nekat meremas payudara EDS, yang merupakan adik kandung dari pelaku.

Tak terima, ketiga pelaku lalu mendatangi korban di Jalan Sekata, Lorong 6, Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat. Kemudian langsung melakukan penganiayaan sampai korban tak berdaya, sehingga harus dilarikan ke rumah sakit.

"Satu pelaku lainnya, yakni atas nama Bahriansah juga merupakan sepupu dari EDS. Sehingga dipastikan, ketiga pelaku kesemuanya adalah keluarga," jelasnya.

Namun, meski telah dirawat dirumah sakit, nyawa Sumardin tidak dapat tertolong. Sehingga oleh keluarganya, kasus penganiayaan tersebut dilaporkan ke Polsek Medan Barat.

Dalam kasus ini, Choky menyebutkan, pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa sepasang sepatu hitam korban, helm milik korban, serta satu potong jeket coklat milik pelaku atas nama bahriansah saat melakukan pengganiayaan.

"Saat ini dua dari tiga pelaku sudah ditahan, guna dilakukan proses lebih lanjut," sebutnya. (MTC/int/Syaf)
Reaksi: 
SUMUT 4783098506300215982

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item