TASLABNEWS.com. Diberdayakan oleh Blogger.
AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215

BidVertiser

Loading...

Warga Air Joman Ngaku Dibacok 2 Pria Diduga Begal Usai Ngantar Cewek, si Wanita Membantah Keterangan Korban di Akun Facebook

TASLABNEWS, ASAHAN- Seorang pria bernama Safaruddin (25) warga Kecamatan Air Joman, Asahan mengaku dibacok dua pria yang diduga begal, Jumat (31/5/2019) malam, usai makan malam dengan wanita yang dikenalnya di facebook dengan akun Vivin Triwidyaning. Namun Vivin membantah pengakuan Safaruddin.

Korban yang ngaku dibacok dua pria yang diduga begal, insert pengakuan wanita kenalanya yang membantah peristiwa itu.
Korban yang ngaku dibacok dua pria yang diduga begal, insert pengakuan wanita kenalanya yang membantah peristiwa itu.

Akibat insiden ini korban dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Haji Abdul Manan Simatupang (HAMS), Kisaran.


Pasalnya akibat insiden itu korban mengalami luka di dada dan tangan, bekas luka sabetan senjata tajam, dan bengkak pada kaki kanan.

Di Instalasi Gawat Darurat RSUD HAMS, Sabtu (1/6/2019) dinihari, Safaruddin mengatakan, peristiwa itu berawal ketika teman wanita yang baru dikenalnya lewat Facebook dengan akun Vivin Triwidyaning mengajaknya makan-makan di Kota Kisaran.

BERITA LAINNYA:
Suami Alami Tumor Mata, Istri Lumpuh, Pasutri di Asahan Ini Butuh Uluran Tangan Dermawan

Bayi Asal Sei Kepayang Asahan Ini Butuh Uluran Tangan Para Dermawan

Jenazah Korban Longsor di Simalungun Berhasil Dievakuasi dari Sungai

Safaruddin akhirnya menyetujui ajakan itu dan keduanya pun pergi ke Kota Kisaran. Namun, saat keduanya sedang asyik makan, tiba-tiba wanita itu menerima telepon.

“Cewek itu ngajak makan. Pas lagi makan tiba-tiba dia dapat telepon yang menyuruh mengantarkan es krim ke Sidodadi,” katanya.

Setelah menerima telepon, wanita itu kemudian meminta Safaruddin untuk mengantarkannya ke Jalan Ir Sutami, Lingkungan 6, Komplek Perumahan DPRD, Sidodadi, Kisaran. Tanpa rasa curiga, Safaruddin pun memenuhi permintaan itu.

Namun tiba di sana, tiba-tiba muncul dua pria yang tidak dikenal Safarduddin langsung menghadangnya. Salah seorang di antaranya memiliki tato di sekujur tubuh.

“Sampai di sana, aku dimintai uang dan dipukuli, kemudian sepedamotor ku ditendangnya. Karena ketakutan, aku lari ke rumah warga sekitar, sampai dikira warga sekitar aku maling bang. Syukurlah akhirnya warga menolong dan membawaku ke rumah sakit,” katanya sambil merintih kesakitan.

Sementara itu, menurut Safaruddin wanita yang baru dikenalnya dari Facebook itu mendadak menghilang dan hingga saat ini belum diketahui keberadaanya.

Peristiwa itu pun sudah dilaporkan pihak keluarga korban ke Polsek Kota Kisaran. 

Namun Vivin Triwidyaning menulis status di beranda facebooknya jika pengakuan Safaruddin tidak benar.

"Maaf saya klarifikasi soal ini dan mengurus berita sebenernya jadi buat kalian yg gatau tlong jangan sebarkan yg gak gak karna berita itu belum benar meksipun udah kesebar dan masuk berita ,karna nanti berita sebenernya bakalan keluar lagi.
Jadi sekali lagi saya minta tlg jangan ngebully atau blg saya yg gak gak, saya bakalan jawab pertanyaan kalian nanti setelah saya mengurus semua berita ini selesai dikantor polisi agar tidak salah paham dan menilai orang tidak baik
Dan buat yg udah menghapus berita yg dishare makasih,dan buat yg udaa tau ceritanya tlg bantu saya menjelaskan keorg org untuk menghapus status yg dishare bahwasanya itu tidak benar," tulis Vivin.

Dalam statusnya itu Vivin juga meminta nitizen tidak menyebar berita yang salah. (mom)

HEADLINE 8947572804570211883

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

Translate

OK Choii

PropellerAds

ADNOW

loading...

Cithika

Chitika

Total Tayangan Halaman

OK Choiii

PropellerAds