TASLABNEWS, LABUHANBATU – Wakil Bupati Labuhanbatu, Hj. Ellya Rosa Siregar, S.Pd, MM, menghadiri pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Cabang Pemuda Karya Nasioanl (PKN) Labuhanbatu Periode 2021-2026 di Gedung Nasional Rantauprapat, Sabtu (5/2/2022).
Informasi dihimpun, Hj.Ellya Rosa Siregar mengucapkan selamat atas pelantikan DPC PKN Labuhanbatu. Menurutnya, dengan lahirnya PKN di Labuhanbatu dapat menjadi tonggak pemersatu antar organisasi, golongan dan masyarakat.

“Selamat atas pelantikan DPC PKN, semoga dengan lahirnya PKN dapat menjadi tonggak dan wadah pemersatu antar organisasi, golongan dan masyarakat, dan kiranya menjadi organisasi yang baik bagi masyarakat,” ujarnya.
Wabup juga berharap semoga kehadiran PKN di Labuhanbatu mampu berperan untuk pembangunan di Kabupaten Labuhanbatu.
Adapun pengurus PKN Labuhanbatu yang dilantik untuk periode 2021-2026 adalah Ricky Polardo Simangunsong sebagai ketua PKN Labuhanbatu, Anggi Polardo Munthe sebagai Ketua Satuan Putri Karya dan Aan Sitorus sebagai Ketua Satuan Pelajar dan Mahasiswa (Sapma) serta Rikal Rudianto Tambak sebagai Brigadir Khusus (Brigsus) DPC PKN Labuhanbatu.
Pelantikan ditandai dengan penyerahan bendera Pataka oleh Ketua DPD PKN Sumut Anner Maruli Siagian.
Usai dilantik Ricky Polardo Simangunsong mengatakan bahwa PKN siap mendukung segala program kerja Bupati dan Wakil Bupati Labuhanbatu dr.H.Erik Adtrada Ritonga,M.KM dan Hj.Ellya Rosa Siregar,S.Pd.MM.
“Kami DPC PKN Labuhanbatu siap mendukung segala program kerja Bupati dan Wakil Bupati untuk Labuhanbatu yang lebih baik. Namun demikian, kami juga meminta bimbingan dan arahan dari segala pihak,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPD PKN Sumut Anner Maruli Siagian mengucapkan terimakasih atas kehadiran Wakil Bupati Labuhanbatu Hj.Ellya Rosa Siregar,S.Pd. MM, dan Kepada seluruh Kader PKN, Anner meminta untuk terus mengembangkan sayap hingga ke pelosok Desa dan tetap komitmen mendukung program visi dan misi Bupati Labuhanbatu dr.H.Erik Adtrada Ritonga, M. KM. (CS/syaf)
Foto : Ketua PKN Ricky Polardo Simangunsong saat menerima bendera petaka.


























