TASLABNEWS, ASAHAN-Para pengunjung dan pengurus rumah adat di lokasi Pagelaran Seni Budaya Daerah (PSBD) Asahan kecewa. Pasalnya aliran listrik di sejumlah rumah adat seperti Jawa, Melayu padam.
Kepada TASLABNEWS, Minggu (5/10/2025), Anto salah satu pengurus rumah adat Melayu Asahan mengaku kecewa dengan kinerja pihak PLN.

“Kenapa bisa aliran listrik di rumah adat mati, sementara stand para pedagang dan di pasar malam hidup. Ini seperti ada sabotese,” ucapnya.
Anto meminta agar Pemkab Asahan melalui bupati dan wakil bupati untuk menegur pihak PLN.
“Khusus pada Wakil Bupati Asahan yang juga ketua etnis Jawa harusnya menegur pihak PLN, kenapa bisa kejadian seperti ini, ” ucapnya.
Senada dikatakan Husin Saiba. Menurutnya seharusnya kondisi matinya aliran listrik di rumah adat tidak perlu terjadi jika pihak PLN sigap dan melakukan antisipasi.
Sementara seorang pengunjung bernama Nuri mengaku kecewa karena gak bisa melihat jelas apa yang dipajang di sejumlah rumah adat saat Pagelaran PSBD.
“Ya kecewa lah bang, harusnya kan bisa melihat-lihat dan masuk ke rumah adat sambil foto selfi, tapi karena mati lampu ya nggak jadi,” ucapnya. (Syaf)




























