TASLABNEWS, TANJUNGBALAI – Sat Polairud Polres Tanjungbalai terus berkomitmen menjaga kondusivitas wilayah hukumnya melalui kegiatan patroli rutin dan pembinaan masyarakat nelayan, Kamis (14/05).
Kegiatan itu dipimpin oleh Aipda Asef H.S dan Bripka A.H. Saragih dengan menggunakan Kapal Patroli Bahbinkamtibmas, patroli rutin dilakukan dengan menyisir perairan Tanjungbalai untuk mengantisipasi penyelundupan barang ilegal, narkoba, hingga pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) secara non-prosedural.

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan terhadap sebuah kapal nelayan tanpa nama yang dinakhodai oleh saudara Darwis pada koordinat N 2^\circ 59′ 46.036″, E 99^\circ 48′ 47.027″. Setelah diperiksa secara teliti, kapal tersebut diketahui hanya bermuatan fiber berisi ikan dan tidak ditemukan adanya pelanggaran hukum.
Selain melakukan pengawasan, Sat Polairud juga mengedepankan pendekatan humanis melalui program Binmas Perairan. Petugas menemui masyarakat nelayan yang sedang berlayar untuk memberikan edukasi penting, di antaranya dengan nenghimbau nelayan untuk selalu mengecek kondisi mesin dan fisik kapal sebelum melaut.
Petugas juga nengingatkan keluarga nelayan agar waspada terhadap bahaya peredaran narkoba yang kerap memanfaatkan jalur laut dan mengajak nelayan menggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan dan tidak mudah percaya pada berita bohong (hoax) di media sosial.
Tak hanya di tengah laut, pengamanan juga dilakukan di darat. Anggota Sat Polairud terpantau melakukan monitoring distribusi BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN). Langkah ini diambil untuk menjamin stabilitas stok dan memastikan distribusi BBM untuk nelayan berjalan lancar tanpa ada penyalahgunaan.
Kapolres Tanjungbalai melalui Kasat Polairud, AKP M. Tanjung, SH menyampaikan, bahwa secara umum situasi kamtibmas di wilayah perairan Tanjung Balai selama 1×24 jam terakhir dalam keadaan aman dan terkendali.
“Kami hadir di tengah masyarakat nelayan bukan hanya untuk menegakkan hukum, tetapi juga sebagai mitra untuk memastikan mereka merasa aman saat mencari nafkah di laut,” pungkasnya. (Ign/syaf)

























