Omak-omak Desak Polsek Indrapura Tangkap 2 Tersangka Pelaku Cabul



BATUBARA – Dua tersangka pelaku cabul terhadap dua bocah masih bebas bekeliaran. Puluhan omak-omak dari Dusun Alay, Desa Kuala Tanjung, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batubara mendatangi kantor Mapolsek Indrapura, Rabu (17/5), sekira pukul 10.00 WIB. 

Para omak-omak yang datang ke kantor polisi. Mereka meminta agar pelaku cabul ditangkap.


Kedatang mereka karena menilai lambannya penanganan dugaan kasus cabul yang dialami WS (7) dan Ir (8) warga Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batubara yang sudah lama dilaporkan namun hingga saat ini sang pelaku belum juga ditangkap. 

Kemarahan serta keresahan omak-omak ini mengemuka dikarenakan terlapor yakni SO alias Engkong (65) dan MM alias Kumis (50) yang diduga sebagai terduga pelaku pencabulan sampai saat ini masih bebas berkeliaran.

"Tangkap predator anak si Engkong dan Kumis yang sudah tega mencabuli anak-anak di desa kami," kata warga di halaman Mapolsek Indrapura.

"Kami bergerak sendiri datang ke Polsek ini, karena kami juga punya anak kecil, jadi kami resah kalau pelaku tidak kunjung ditangkap dan dibiarkan berkeliaran, kami takut kalau anak-anak kami yang berikutnya bisa jadi korban kalau pelaku terus dibiarkan berkeliaran diluar," ungkap Yanti (37) salah seorang warga.

Sementara warga lain bernama Ummi Kalsum br Manik (46) berharap agar pelaku segera ditangkap agar tidak meresahkan warga.

"Kalau bisa dia ditangkap atau setidaknya diamankan disini, jangan dibiarkan diungsikan keluar daerah cuma dengan alasan keselamatan. Biar kalau dia dipanggil bisa segera datang dan tidak beralasan sedang diluar daerah," katanya.

Sementara MT (36) Orangtua korban WS (7) juga meresahkan biaya visum korban yang harus ditanggung oleh keluarga korban.

"Dalam kasus yang menimpa putri kami ini, untuk biaya visum juga harus kami tanggung dari keluarga yang harus kami keluarkan sebesar Rp.300 ribu, dan uang minyak Rp.100 ribu," katanya didampingi warga. 

Wakil Ketua KPAID Batubara Syawaluddin Pane yang berada di Polsek Indrapura berharap agar perkara kasus tersebut diharapkan dapat diselesaikan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku  dan dapat segera dituntaskan. 

"Harapanya agar pelaku segera secepatnya ditangkap dan diproses dengan hukuman yang setimpal. Dan hari ini memang ada undangan dari Polsek untuk konfrontir kasus ini," katanya.

Kapolsek Indrapura AKP Kusnadi, melalui Kanit Reskrim Iptu J.Sinaga saat dikonfirmasi Wartawan Koran ini tidak banyak memberikan komentar terkait kasus tersebut.

"Hari ini memang ada undangan konfrontir untuk mendudukkan masalah ini. Dan korban mau di visum dulu. Saya belum bisa banyak komentar tentang kasus ini," katanya. (syaf)





Subscribe to receive free email updates: