SMS INTERAKTIF WARGA

Bagi Anda warga TANJUNGBALAI, ASAHAN, LABUHANBATU RAYA, BATUBARA, SIANTAR-SIMALUNGUN yang Punya Keluhan kepada Pemerintah dan Penegak Hukum, seperti jalan rusak, air macet, pencurian, sampah, peredaran narkoba, kesehatan, pendidikan, pertanian dll Hubungi kami di 0857 6772 2201, Kami akan coba sampaikan kepada yang bersangkutan
TASLABNEWS.com. Diberdayakan oleh Blogger.
AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215

BidVertiser

Loading...

Beredar, Rekaman Suara Anggota DPRD Asahan Terima Rp30 Juta dari Bupati Tuk Loloskan ABPD

TASLABNEWS, ASAHAN- Rekaman suara bag-bagi uang untuk 45 orang anggota DPRD Asahan dari bupati agar memuluskan APBD beredar.


Syaripuddin aktivis mahasiswa di Asahan.
Syaripuddin aktivis mahasiswa di Asahan.



Kepada taslabnews, Rabu (26/9) Syarifuddin aktivis mahasiswa di Asahan mengatakan, dalam rekaman yang berdurasi 1 menit 30 detik tersebut terdengar suara seorang wanita yang diduga disebut-sebut mirip suara Munawaroh anggota DPRD dari partai Golkar priode 2009-2014.

Dalam percakapan itu Munawaroh bertelepon kepada sesama anggota DPRD tentang bagi-bagi uang dari Bupati Asahan untuk memuluskan APBD.

Dimana dalam percakapan via telepon itu disebutkan anggota DPRD Asahan menerima Rp30 juta. Sedangkan untuk banggar Rp40 juta, dan ketua fraksi, komisi juga mendapat uang dari bupati.

Menurut Udin hal ini sangat disayangkan. Dan jika benar hal ini termasuk gratifikasi. Kasus ini sama betul dengan kasus mantan Gubsu Gatot Pujo Nugroho yang membagi-bagi uang kepada anggota DPRD.

Udin meminta agar kasus ini ditangani dengan serius. 

"Dari rekaman yang kudengar jelas kali disebutkan uang dari bupati untuk anggota DPRD," ucapnya.

Saat hal ini coba dikonfirmasi kepada beberapa anggota DPRD Rosmansyah, Parlindungan Panjaitan tidak ada yang menjawab.

Sementara Anggota DPRD lainya Mapilindo membantahnya.

"Klau tanya sama aku, jawabannya gk betul.. Karena aku merasa gk pernah menerima," ucap Mapilindo anggota DPRD priode 2009-2014 dan priode 2014-2019.

Terpisah Kabid Pemberitaan Infokom Asahan Arbin Tanjung mengaku kurang tahu.

"Kurang tahu karena itu kejadian tahun 2013," ucapnya. (Syaf)
HEADLINE 6175119948012550245
Beranda item

Translate

ADSENSE

Alexa Rank

Clicksor

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

ADNOW

loading...

Cithika

Chitika

Total Tayangan Halaman