TASLABNEWS.com. Diberdayakan oleh Blogger.
AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215

BidVertiser

Loading...

Tanah Longsor di Parapat, 1 Orang Tewas, 2 Rumah Rusak

TASLABNEWS, SIMALUNGUN-Musibah tanah longsor terjadi di Kota Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Simalungun, Rabu(12/12/2018) sekira pukul 22.30 Wib. Akibat insiden itu satu orang tewas, dua rumah rusak.

Rumah warga yang hancur tertimpa tanah longsor di Parapat.
Rumah warga yang hancur tertimpa tanah longsor di Parapat.

Informasi diperoleh korban meninggal Garoga Rumahorbo (44). Suami dari Renta br Sirait itu tewas setelah tertimbun tanah longsor di belakang rumahnya.

BERITA TERKAIT:

“Malam itu, suami saya baru pulang dari warung. Lalu dia menyuruh saya menyediakan makanan. Siap makan dia langsung ke kamar mandi untuk buang hajat,” tutur Renta br Sirait, Kamis (13/12/2018).

Saat itulah menurut Renta, tiba-tiba tanah di belakang rumah mereka longsor dan menimbun tubuh suaminya.

“Saya didorongnya, makanya gak ikut tertimbun tanah,” lanjut Renta berlinang air mata di rumah duka.

Masih menurut Renta, saat peristiwa longsor itu, lampu di rumah mereka langsung gelap gulita.

“Saya berteriak minta tolong. Berdatanganlah warga menolong suami saya, begitu juga anak saya. Sebagian ada yang menghubungi polisi. Kemudian, anak saya yang tertimpa kereta ikut dibawa ke rumah sakit Parapat,” tuturnya lirih.

Garoga meninggalkan seorang istri dan 2 putri serta seorang putra.

Pantauan di lokasi, jenazah korban sudah dibawa ke rumah duka. Selanjutnya Tim Uspika Girsip melibatkan Polsek Parapat, Koramil II dan anggota DPRD Simalungun meninjau beberapa titik lokasi tanah longsor, serta mengavakuasi sejumlah penduduk yang tinggal di lereng bukit yang longsor.

Terpisah, Sekretaris Camat Donni Ferry Sinaga SH, menyampaikan ucapan belasungkawa Uspika Girsip kepada keluarga korban yang tertimpa musibah. Pihaknya bersama Kapolsek Parapat, anggota DPRD Simalungun dan Danramil II telah meninjau lokasi tanah longsor di 5 titik.

“Turun hujan diperkirakan 4 jam lamanya. Dan lokasi rawan longsor di daerah ini ada 5 titik, yaitu Jalan Sisingamangaraja depan Hotel Sedayu, Jalan Bangun Dolok, jalan Sisingamangaraja arah Tobasa, Jalan TPR Sinaga PTPN dan di Jalan Yosep Sinaga,” ucap Donni.

Dikatakanya, setelah meninjau lokasi beberapa titik tanah longsor. Pihaknya langsung menghubungi alat berat PT Bumi Karsa, sekaligus melaporkan kejadian kepada pimpinan dan Dinas PUPR Simalungun.

BACA JUGA:

“Kita bersama Kapolsek langsung turun ke lokasi malam itu. Selanjutnya menghubungi alat berat dari PT Bumi Karsa untuk mengorek tanah longsor. Sedangkan akses jalan menuju kampung Bangun Dolok masih tertimbun dan tak dapat dilalui kendaraan warga,” jelas Donni.

Sementara itu, Kapolsek Parapat AKP Bambang Priyatno mengimbau supaya masyarakat tetap waspada pada musim hujan. Mengigat banyak rawan longsor di wilayah Kecamatan Girsip.

“Masyarakat agar tetap waspada pada musim hujan dan kita sarankan supaya meninggalkan rumah pada saat turun hujan. Itu untuk menjaga hal tidak diinginkan. Begitu juga pada penguna jalan supaya lebih berhati-hati saat melintas diseputar jalan Panatapan, Sibaganding. Mengingat jalan rawan longsor,” sarannya.

Dikatakanya, korban tewas akibat tertimbun tanah longsor dan terkena kayu broti kamar mandi. Dan langsung dilakukan evakuasi lalu dibawa ke RS UGD Parapat. (Syaf/btc/int)


Siantar-Simalungun 3831604441988113771

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

Translate

OK Choii

PropellerAds

ADNOW

loading...

Cithika

Chitika

Total Tayangan Halaman

OK Choiii

PropellerAds