SMS INTERAKTIF WARGA

Bagi Anda warga TANJUNGBALAI, ASAHAN, LABUHANBATU RAYA, BATUBARA, SIANTAR-SIMALUNGUN yang Punya Keluhan kepada Pemerintah dan Penegak Hukum, seperti jalan rusak, air macet, pencurian, sampah, peredaran narkoba, kesehatan, pendidikan, pertanian dll Hubungi kami di 0857 6772 2201, Kami akan coba sampaikan kepada yang bersangkutan
TASLABNEWS.com. Diberdayakan oleh Blogger.
AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215

BidVertiser

Loading...

Istri Meninggal Usai Operasi Sesar, Warga Asahan Ini Ngadu ke Polisi

TASLABNEWS, ASAHAN-Rasa sedih menghantui Dolly Nasution (35) akibat kematian istrinya Suci Ramadhana (25) setelah menjalani bedah sesar yang dilakukan oleh dokter spesialis kandungan di RSU BU Kisaran. Bersama mertuanya Dolly mendatangi Polres Asahan untuk menuntut keadilan.

Dolly bersama ibu mertuanya mendatangi Polres Asahan.
Dolly bersama ibu mertuanya mendatangi Polres Asahan.

Informasi diperoleh, Dolly dan mertuanya Legini yang merupakan warga Jalan Bedukang, Lingkungan III Bunut Barat, Kecamatan Kisaran Barat, Asahan mendatangi Polres Asahan, Senin (4/2/2019).

Kedatangan keduanya untuk menyampaikan surat pengaduan dan perlindungan hukum atas kematian Suci.

Suci Ramadhana meninggal setelah menjalani bedah sesar yang dilakukan oleh dokter spesialis kandungan di RSU Bunda Kisaran.

BACA BERITA LAINNYA:

"Kami akan menyampaikan surat pengaduan kepada Kapolres Asahan, untuk meminta perlindungan hukum dan keadilan atas kematian istri saya setelah  menjalani bedah cecar di RSU Bunda Mulia Kisaran, pada Januari 2019 lalu," ujar Dolly didampingi mertuanya  Legini di Mapolres Asahan, Senin (04/2/2019).
Dolly mengatakan selama ini istrinya dalam keadaan sehat, dan saat akan menjalani persalinan dibawa oleh bidan ke RSU.Bunda Mulia, dan oleh dokter spesialis kandungan yang ada di RSU tersebut Suci disarankan untuk menjalani operasi dikarenakan pinggul istri saya kecil.

"dan saat saya menanda tangani persetujuan untuk menjalani bedah cecar tersebut, dokter hanya mengatakan bahwa istri saya dalam kondisi sehat," ucapnya.

Setelah menjalani bedah cecar pada Minggu (23/12/2018) dini hari, korban selanjutnya menjalani rawat inap selama tiga hari, dan oleh dokter sudah diperbolehkan pulang.

"Setelah  di rumah selama satu minggu, istri saya mengalami pendarahan dan mengeluarkan darah yang sudah membeku, melihat kondisi seperti itu saya bersama keluarga membawanya kembali ke RSU Bunda Mulia, dan di rumah sakit tersebut  setelah dilakukan tindakan medis dan dikatakan oleh dokter tersebut bahwa didalam perut Suci Ramadhana terdapat gumpalan darah yang masih tertinggal dan harus dikorek , setelah menjalani proses operasi yang kedua tersebut isteri saya diperbolehkan pulang, dan setelah satu minggu kemudian istri saya kembali mengalami pendarahan," bebernya.

BACA JUGA:
Suci Ramadhani kembali saya bawa ke rumah sakit tersebut, dan oleh dokter tersebut disarankan untuk kembali di lakukan pembedahan untuk mengangkat rahim, dan saya yang tidak mengerti tentang medis ini saya mengikuti saja saran dokter tersebut, setelah usai dilakukan pembedahan tersebut saya saat membersihkan badan istri saya merasa ada kecurigaan, dikarenakan adanya pengerasan pada perut istri saya, namun saat saya tanyakan kepada dokter tersebut hanya di beri jawaban biasa itu dampak dari operasi, dan setelah saya diperbolehkan pulang dan kurun waktu empat hari istri saya kembali mengalami bluding dan kembali saya bawa ke rumah sakit tersebut," ucapnya.

"Oleh dokter tersebut istri saya selanjutnya di rujuk ke RSU Pringadi Medan dan oleh perawat di sana mengatakan "Pasien sudah kritis begini kamu bawa kemari" ucapan tersebut dilontarkan kepada perawat yang menghatarkan kami, dan pada Rabu (30/1/2019) sekira pukul 06.40 Wib istri saya menghembuskan nafasnya di RSU Pringadi Medan.

"Hari ini saya bermaksud menyampaikan surat pengaduan kepada bapak kapolres Asahan atas kematian istri saya, dan dalam surat ini juga saya ceritakan kronologisnya, dan saya berharap pak Kapolres Asahan berkenan membantu saya, terlebih istri saya pegawai honor di Polsek Kota Kisaran, "pungkasnya. (mtc/int/syaf)
HEADLINE 8794595559790087762

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

Google analytics

Translate

ADSENSE

Alexa Rank

Clicksor

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

ADNOW

loading...

Cithika

Chitika

Total Tayangan Halaman