SMS INTERAKTIF WARGA

Bagi Anda warga TANJUNGBALAI, ASAHAN, LABUHANBATU RAYA, BATUBARA, SIANTAR-SIMALUNGUN yang Punya Keluhan kepada Pemerintah dan Penegak Hukum, seperti jalan rusak, air macet, pencurian, sampah, peredaran narkoba, kesehatan, pendidikan, pertanian dll Hubungi kami di 0857 6772 2201, Kami akan coba sampaikan kepada yang bersangkutan
TASLABNEWS.com. Diberdayakan oleh Blogger.
AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215

BidVertiser

Loading...

Waduh, Alat Rontgen di RSU Batubara Disegrl Polisi

TASLABNEWS, BATUBARA- Pihak Polres Batubara menyegel alat rontgen di ruang radiologi RSU Batubara.

Alat rontgen
Alat rontgen

Selain itu polisi juga menggeledah kantor serta menyita dokumen yang sempat ‘disembunyikan’ dibawah meja.

Penyegelan alkes ditandai dengan pemasangan garis polisi (police line).

Kapolres Batubara AKBP Robin Simatupang SH MHum melalui Kasat Reskrim AKP Herry Tambunan SH melalui Kanit Tipiter Ipda BD Sitorus, kepada wartawan, Rabu (06/02/2019) membenarkan perihal penyegelan alkes di RSUD Batubara serta penyitaan berkas yang sempat disembunyikan di bawah meja kantor.

BACA BERITA LAINNYA:

“Ya, ada alkes di RSUD yang kita segel. Selain itu ada juga dokumen tentang data pasien yang disita," kata Kanit.

Dalam kasus ini sambung Kanit, pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi seperti Kadis Lingkungan Hidup, Kadis Kesehatan, Kasubbag TU RSUD serta saksi ahli.

“Kasus ini sudah kita tingkatkan ke penyidikan dan kemungkinan akan ada penetapan tersangka,” ujar Sitorus.

Berdasarkan informasi dihimpun menyebutkan, penyegelan alkes yang dilakukan, Senin (28/01) berawal dari pengadaan alkes sekitar tahun 2014. 

Disebut-sebut benda mahal itu tidak memiliki izin penggunaan bahan nuklir dan bahan beracun. Namun dengan alasan pelayanan kesehatan masyarakat, pihak RSUD tetap saja menggunakannya.

Pengadaan alkes itu sudah lama, sekitar tahun 2014. Informasinya tidak ada izin”, sebut sumber yang tidak mau namanya dipublikasikan, kepada wartawan.

Dikatakannya, setelah alkes dipasang garis polisi ketika itu, petugas menggeledah kantor dan ruang kerja direktur.

“Awalnya petugas mencari dokumen di dalam lemari tapi tidak ditemukan. Namun tak tau bagaimana petugas melihat ada dokumen yang ditaruh dibawah meja, itulah yang disita”, tambah sumber. (Asc/int/syaf)
HEADLINE 8835659621340729480

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

Google analytics

Translate

ADSENSE

Alexa Rank

Clicksor

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

ADNOW

loading...

Cithika

Chitika

Total Tayangan Halaman