BATUBARA,TASLABNEWS.COM- Aliansi Pemuda Desa Bersatu Indonesia (APDESU) kembali menggelar Aksi Unras Jilid II di Kantor Kejaksaan Negeri Batu Bara (Kejari), Senin (23/02/2026) di Jalan Kayu Ara, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batubara.
Terlihat rombongan pengunjuk rasa tiba pada pukul 14.10 WIB membawa pengeras suara (Toa), kain putih bertulis “Diskop UKM Batubara Darurat Dana Bimtek” hingga “Perencanaan Yang Tak Sesuai Dengan Permenkeu No. 39 Tahun 2024”.

Dalam selebaran statement nya, para demonstran menduga telah terjadi dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Dinas Koperasi UKM Batubara.
Masing – masing antara lain, kegiatan pengadan langsung belanja jasa kepada pihak ketiga senilai Rp3.4 Miliar, di susul kegiatan swakelola honorarium dan Narasumber senilai Rp950 juta hingga pengadaan langsung belanja alat kantor lainnya senilai Rp645 juta.
Dalam orasinya Abdillah, SH menyampaikan bahwa kegiatan belanja senilai 3.4 Miliar tersebut diduga kuat telah melanggar Perpres No. 12 Th 2021 tentang Pergadaan Barang Dan Jasa Pemerintah (PBJ).
Bahkan Abdilah menuding kegiatan bimtek tersebut diduga salah dalam perencanaan dan pelaksanaanya
Selain itu, mereka berpendapat belanja honorarium narasumber tidak mempedomani Permenkeu No. 39 Tahun 2024 tentang standar biaya masukan tertinggi.
Dimana kegiatan itu tidak merujuk petunjuk teknis dalam peraturan menteri tentang jumlah besaran honor narasumber.
Kemudian, mereka menduga belanja alat kantor lainnya melanggar Perpres No. 12 Th 2021 tentang PBJ Pemerintah serta Perlem LKPP tentang belanja barang jasa.
Mereka menuntut Kejari untuk bekerja dalam melakukan penyelidikan terhadap tuntutan mereka. Selain itu, mengejar bukti – bukti sehingga dapat di jerat dalam pasal 2 UU Tipikor.
Mereka juga meminta pejabat – pejabat yang terindikasi di jerat pada pasal 3 UU Tipikor.
Sementara itu, kejari yang di wakili oleh pegawai seksi intelijen mengatakan akan menindaklanjuti dan akan memanggil Apdesu untuk kedepan di mintai keterangannya.
Usai menggelar aksi, mereka memberikan bukti tambahan agar perkara ini dapat di lanjutkan oleh penyidik Kejari Batubara. Sambil membubarkan diri.
Belasan personil Polres Batubara terpantau turut mengamankan jalannya aksi unjuk rasa damai tersebut hingga selesai. (Kas/syaf).





























