BATUBARA,TASLABNEWS.COM- Nota Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Batubara tahun anggaran 2025 yang disampaikan menuai sorotan tajam oleh Fraksi Kebangkitan Demokrasi Rakyat Indonesia (KDRI) pada rapat paripurna pandangan Umum Fraksi, Selasa (31/3/2025) di Gedung DPRD Batubara. Fraksi KDRI meminta dibentuk panitia khusus (pansus) LKPJ Bupati tahun anggaran 2025.
Alfon Sirait ST Anggota Dewan dari Fraksi KDRI dalam pandangan fraksi nya menyoroti berbagai capaian kerja yang menjadi catatan bahkan cendrung menimbulkan tanda tanya.

Salah satu hal yang paling menonjol terkait Sisa Lebih Pengunaan Anggaran (SIAPA) TA 2025 sebesar Rp74 Miliar yang di nilai terlalu besar bahkan patut untuk kita pertanyakan kepada pihak eksekutif dalam hal ini selaku pengunaan anggaran.
Bahkan Fraksi KDRI mempertanyakan apakah SILPA Anggaran ini kegiatan sisa dari kegiatan atau kegiatan yang tak di laksanakan.
Fraksi KDRI dalam pandangan nya meminta kepada para seluruh OPD dan Instasi agar menyiapkan seluruh dokumen yang di perlukan dalam pembahasan sehingga dalam pembahasan berjalan dengan lancar.
Fraksi KDRI berharap kedepannya agar ada peningkatan baik dari sisi akuntabilitas maupun transparansi dalam pengunaan anggaran dan kinerja. (Kas/syaf).































