TASLABNEWS, TANJUNGBALAI – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai membuka peluang untuk berkolaborasi dengan PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel) dalam mendorong percepatan digitalisasi manajemen pendidikan di sekolah khususnya tingkat SMP yang ada di Kota Tanjungbalai.
Kesiapan untuk berkolaborasi itu disampaikan Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina pada saat menerima audensi dari PT Telkomsel di ruang kerjanya yang menawarkan kolaborasi platform digital pendidikan, Selasa (14/4/26) sore.

Dalam pertemuan tersebut, Manager Mobile Consumer Branch Telkomsel Region Rantau Prapat, Albeno Saleh Ahmad menyampaikan, komitmen perusahaan dalam mendukung sektor pendidikan melalui layanan digital yang inklusif. Ia juga menjelaskan, bahwa Telkomsel ingin menghadirkan kesetaraan akses digital bagi seluruh sekolah, baik di pusat kota maupun di wilayah pinggiran.
“Kami ingin memberikan gambaran bahwa Telkomsel juga fokus pada dunia pendidikan, selaras dengan upaya Pemerintah Kota Tanjungbalai dalam mendorong digitalisasi sekolah. Tujuannya adalah agar semua sekolah memiliki kesempatan yang sama dalam mengakses layanan digital.
Komitmen ini merupakan tujuan Telkomsel dalam mendorong transformasi digital di sektor pendidikan dengan menjalin sinergi dan komunikasi konstruktif. Salah satu inovasi yang ditawarkan adalah platform School ID, layanan digital gratis yang dapat dimanfaatkan oleh tiga sasaran utama, yakni siswa, pihak sekolah, dan orang tua murid.
School ID ini bisa digunakan secara gratis oleh sekolah dan diharapkan dapat membantu pengelolaan pendidikan yang lebih terintegrasi yang nantinya dapat mengasah kemampuan Soft skill dan hard skillnya dalam pengenalan dunia digitalisasi”, jelasnya.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina, menyambut positif inisiatif Telkomsel, namun menekankan pentingnya keselarasan dengan sistem dan kebijakan digital yang telah dikembangkan Pemerintah Kota Tanjungbalai.
“Saya setuju aja, tapi harus dibicarakan dulu secara teknis, dimulai dari sekolah mana. Kami siapkan tempatnya, Telkomsel masuk dengan perangkatnya. Jadi kita bangun bersama ruang-ruang digital di beberapa sekolah”, ujarnya.
Fadly juga menyarankan sebagai tahap awal, Telkomsel sebaiknya melakukan uji coba implementasi pada sejumlah sekolah di Kota Tanjungbalai. Ia meminta agar Tim Percepatan Digitalisasi Pemerintah Kota Tanjungbalai turut dilibatkan khususnya dinas Kominfo untuk memastikan integrasi program berjalan optimal dan selaras dengan program Pemerintah Kota Tanjungbalai.
“Ada tim percepatan digitalisasi, jadi semua harus terkoneksi dengan baik. Jangan sampai berjalan sendiri-sendiri,” tambahnya.
M Fadly juga menegaskan, agar dalam kolaborasi program ini, Telkomsel mengutamakan arah pemberdayaan masyarakat dan manfaat jangka panjang, bukan orientasi komersial semata. Katanya, memberdayakan masyarakat harus di kedepankan dari komersialnya agar program bertahan lama.
Fadly berharap penjajakan kolaborasi tersebut menjadi langkah awal kerja sama strategis antara Pemerintah Kota Tanjungbalai dan Telkomsel dalam memperkuat ekosistem pendidikan berbasis digital yang berkelanjutan. (Ign/syaf)






























