TASLABNEWS.com. Diberdayakan oleh Blogger.
AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215

BidVertiser

Loading...

Diduga Cemburu Lihat Pesan di Hp Istri, Suami Gantung Diri

TASLABNEWS, MEDAN - Hanya dikarenakan cemburu lihat isi sms di handphone (Hp) istrinya, Ahmad Zulkarnaen (23) warga Jalan Supoyono Barat Dusun 18, Desa Saentis, Kecamatan Percut Sei Tuan, langsung gantung diri.


Jasad Ahmad ditemukan istrinya tergantung dengan seutas tali di ruang tamu rumah Kakaknya, Selasa (5/3/2019) sekira pukul 10:00 WIB.

Informasi yang diperoleh, awalnya pagi itu Siti Humairah (19) istri korban mengajak suaminya bertemu di rumah kosong Kakak sang suami di Jalan Supoyono Barat/Lahan Garapan Dusun 18, Desa Saentis. 

Ahmad yang bekerja sebagai kuli bangunan itu telah berpisah ranjang selama 1 tahun dengan istrinya, Siti. Pun begitu, mereka sudah dikaruniai seorang anak.

“Kami berpisah karena dia malas kerja. Dan sudah 2 bulan ini kami berhubungan lagi. Setiap ketemu ya selalu ke rumah kosong itu,” kata Siti Humairah.

Keduanya masuk ke dalam rumah dan memarkirkan sepedamotor di ruang tamu. Seperti biasa, Ahmad dan Siti ngobrol melepas kangen. 

Sambil iseng Ahmad yang memegang HP Siti, melihat panggilan masuk/keluar dari seseorang. Diduga hal itu menimbulkan rasa cemburu Ahmad.

BERITA LAINNYA:

Boha ma Nasib ku Pak Cinta, Jeritan Istri Sopir Angkot di Siantar yang Tewas Gantung Diri

Pelaku Jambret di Sei Renggas Asahan Dibekuk Polisi

Selingkuh, Pak Guru dan Bu Guru di Taput Digerebek Warga

Tak berapa lama, Siti bergegas ke kamar mandi untuk buang air dan meninggalkan Ahmad di ruang tamu.

Usai buang air, Siti kembali ke ruang tamu. Namun mendadak  Siti terkejut ketika melihat sang suami sudah dalam keadaan tergantung dengan seutas tali.

“Kaget kali saya lihat dia. Saya seketika panik dan memberitahukan kepada warga sekitar,” tuturnya.

Para warga beeduyun-suyun mendatangi lokasi kejadian. Dan selanjutnya melaoorkan kejadian tersebut ke Polaek Percut Sei Tuan.
Informasi yang diperoleh dari Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan, Iptu MK Daulay memastikan, tidak ada ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada diri korban.

“Pihak keluarga meminta dengan membuat surat pernyataan agar korban tidak diotopsi,” pungkasnya.(mom/syaf)
Reaksi: 
Medan 2632955513053160081

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item