TASLABNEWS.com. Diberdayakan oleh Blogger.
AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215

BidVertiser

Loading...

Pembunuh Janda di Medang Deras Ditembak Polres Batubara

TASLABNEWS, BATUBARA - 2 Pembunuh janda paruh baya di Pagurawan Kecamatan Medang Deras Kabupaten Batubara, ditembak personel di persembunyian mereka.



Dua tersangka yang melakukan pencurian sekaligus melakukan pembunuhan terhadap Nur Aidah (50) diringkus ditempat persembunyiannya di barak Okim di Dusun Kayu Api, Desa Kota Pait Kecamatan Tualang Mandau Kabupaten Bengkalis Riau.

Kapolres Batubara AKBP Robin Simatupang SH MHum didampingi Waka Polres Kompol Herwansyah Putra SH dan Kasat Reskrim AKP Pandu Winata SH SIk MH mengggelar press realeasenya di Satreskrim Polres Batubara, Jumat (8/3/2019).

Kapolres menjelaskan, kedua tersangka yang merupakan abang adik yakni Agus Salim alias Bunyek (26) dan abangnya Rustam Affandi (34), terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas dikedua kaki. Keduanya berusaha melakukan perlawanan dan mencoba kabur saat hendak diringkus petugas Reskrim Polres Batubara.

Penangkapan kedua tersangka bermula dari informasi masyarakat yang mengatakan, melihat sepeda motor milik korban di rumah Fahmi (28) di Desa Perupuk Kec. Lima Puluh Pesisir, Selasa (05/03).

Berbekal informasi, tim gabungan Polres dan Polsek Medang Deras menuju kediaman Fahmi dan menemukan sepeda motor Vario BK 5608 OAB milik korban.

Setelah dinterogasi Fahmi mengaku, sepeda motor tersebut dibelinya dari Agus Salim seharga Rp. 3 juta.

Berbekal informasi dari Fahmi, tim melakukan pengejaran ke Langkat dan Riau. Kedua tersangka akhirnya berhasil diciduk dari Bengkalis Riau, Rabu (6/3/2019) dini hari.

Kepada petugas Agus Salim mengaku, telah melakukan kejahatan bersama abangnya bernama Rustam Affandi. Agus Salim juga mengaku telah melakukan perencanaan terlebih dahulu.

Masih menurut Agus Salim, dirinya mengetahui kebiasaan korban yang selalu bangun menjelang subuh. Tsk Agus Salim kemudian bersembunyi dibelakang rumah korban sementara Rustam Affandi bersembunyi dibalik pohon pisang.

Begitu korban membuka pintu belakang rumahnya, Agus Salim secepatnya mendorong tubuh korban hingga terhempas ke belakang.

Setelah korban terbaring Agus Salim segera mencekik leher korban dan memukuli wajah dan kepala korban. Karena korban melakukan perlawanan dengan mencakar leher dan wajah tersangka, tersangka kemudian meraih batu gilingan dan memukulkan ke wajah korban hingga tidak berdaya.

Melihat korban tidak berdaya, Agus Salim beranjak membuka pintu depan agar Rustam Affandi dapat masuk kedalam rumah.

Sesampai didalam rumah, Rustam Affandi melihat korban masih hidup kemudian mengambil sebilah gunting dari steleng korban. Rustam Affandi kemudian menusuk gunting ke leher dan kepala bagian belakang korban hingga korban tewas berlumuran darah.

Setelah korban tewas Agus Salim kemudian mengambil 4 buah cincin dari tangan korban sementara Rustam Affandi kembali bersembunyi dibalik pohon pisang.

Kemudian pelaku mengenakan jilbab milik korban untuk mengelabui warga dan mengeluarkan sepeda motor milik korban.
Dengan santai Agus Salim yang mengenakan jilbab keluar dari pintu depan dan menggembok pintu.

Agus kemudian melajukan sepeda motor curiannya dan menjemput Rustam Affandi yang bersembunyi dibalik pohon pisang. Kedua tersangka selanjutnya kabur dan menjual cincin korban seharga Rp. 5 juta dan sepeda motor korban kepada Fahmi seharga Rp. 3 juta.

Uang hasil kejahatan sebanyak Rp. 8 juta dibagi dengan rincian untuk Agus Salim sebanyak Rp. 4,5 juta dan sisanya Rp. 3,5 juta diambil Rustam Affandi.

Terpisah Kapolres juga menyebutkan, kedua tersangka pencurian dengan pemberatan dan pembunuhan dikenai Pasal 340 subs 339 KUHP subs 365 ayat (3) KUHP dengan ancaman hukuman pidana mati atau seumur hidup.

Sementara tersangka Fahmi dikenakan Psl 480 KUHP dengan ancaman pidana 7 tahun. (to/mom)
Reaksi: 
HEADLINE 2584434501303741677

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item