TASLABNEWS, ASAHAN-Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Perkumpulan Persaudaraan Masyarakat Asahan (DPP PPMA) Kapten Zein, Selasa (9/12/2025) mengumumkan penggalangan bantuan untuk warga yang terdampak Status Darurat Bencana di Pulau Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh.
Pengumuman penggalangan bantuan tersebut direspons antusias oleh warga Asahan bahkan di luar daerah.

“Antusias warga sangat tinggi untuk membantu saudara kita yang terkena bencana,baik itu gula,minyak goreng kemasan, pakaiyan bekas,mie instan, beras dan masih banyak lagi bahkan uang,” kata Ulandari kordinator posko bantuan PPMA peduli bencana alam.
Sementara Ketua DPP PPMA Kapten Zein di tempat yang sama mengaku sangat terkejut karena tingginya antusias warga untuk menyumbang melalui PPMA terkait Bencana yang terjadi di Sumut, Subar dan Aceh.
“Ini menunjukan solidaritas masyarakat yang luar biasa atas bencana yang menimpah tiga provinsi di Pulau Sumatera tersebut, ” Ucap Kapten Zein
“Kita semua bersaudara bahkan satu pulau, tentunya kalau ada masalah memang sepatutnya membantu satu sama lain,” tegas dia.
Sementara penggalangan bantuan tersebut diumumkan kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap saudara-saudara yang sedang mengalami musibah.
Bantuan yang dikumpulkan berupa kebutuhan pokok seperti beras, mi instan, dan gula pasir, yang dapat diserahkan di kantor DPP PPMA yang beralamat di jalan Kartini No 74 A simpang 5 kecamatan Kota Kisaran Barat Kabupaten Asahan Sumatera Utara.
Kepedulian masyarakat Asahan dan para donatur yang metumbang mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Ketua Dewan Pembina DPP PPMA Joni Manurung , Ia mengungkapkan rasa syukur atas adanya penggalangan bantuan ini.
“Saya terharu, dan sangat bersyukur atas penggalangan bantuan ini, menjadi bukti solidaritas masyarakat baik dari Asahan maupun di luar Asahan memang luar biasa,” kata dia.
Saat ini banyak warga terkena bencana yang terancam kelaparan akibat terbatasnya bantuan yang masuk. Upaya dari PPMA ini sangat membantu meringankan kondisi tersebut,” ujarnya. (Edi/syaf)






























