TASLABNEWS, ASAHAN-
Kebijakan Pemerintah yang memotong anggaran program Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) pada tahun 2026.
Hal ini menuai sorotan dan keprihatinan dari berbagai kalangan, khususnya tokoh agama.

Program Visi dan Misi Bupati-Wakil Bupati yang selama ini rutin digelar dan menjadi bagian dari syiar Islam itu tidak se meriah sebelumnya dengan alasan efisiensi anggaran.
Sekretaris Desa /Sekdes Desa serdang Rodiah, membenarkan bahwa pada tahun anggaran 2026,pelaksanaan MTQ Tahun 2026 tidak se meriah tahun-tahun sebelumnya karena adanya efesiensi
“Untuk tahun 2026 ini memang tidak se meriah seperti tahun-tahun kemarin karena adanya kebijakan efisiensi anggaran,” kata Rodiah Rabu (28/1/2026)
Rodiah mengakui, program MTQ sejatinya merupakan bagian dari visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Asahan yang selama ini konsisten dijalankan. Meski demikian, syiar Islam tetap berjalan, meskipun dalam keterbatasan.
Di ketahui kegiatan MTQ Desa Serdang di buka oleh Camat meranti yang di Wakil kan oleh kasih Kesra Irwan Rahmadi,dengan tema, “mewujudkan desa serdang yang sejaterah, religius, maju dan berkembang”
Dalam pidato ya Irwan mengatakan Kami turut bangga apa yang dilakukan Pemdes Serdang yang sudah menyelenggarakan MTQ, meskipun adanya efisiensi anggaran,” katanya.
Di tempat yang sama ketua panitia Ramat, kegiatan yang di laksanakan selama satu hari di ikuti 25 peserta terdiri dari 12 putra dan 13 putri. (Edi/syaf)





























