TASLABNEWS, ASAHAN-Seorang pria paruh baya di Kecamatan Pulau Rakyat Kabupaten Asahan Sumatra Utara hilang di Sungai Asahan.
Pria bernama Awaludin Nasution (40) warga Dusun I, Desa Pulau Rakyat Tua, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan tersebut diduga hanyut di Sungai Asahan Kecamatan Pulau Rakyat, Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Hingga berita ini ditulis, tim gabungan masih mencari keberadaan korban.
Kabid Kardalog BPBD Kabupaten Asahan Fahri mengungkapkan, korban dilaporkan tenggelam pada hari Minggu tanggal 22 Februari 2026 Pukul 14.00 wib di aliran Sungai Asahan, Titik Lokasi di Jemabatan Statusquo Dusun I, Desa Pulau Rakyat Tua, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan.
“Berawal diduga korban mengalami permasalahan dengan warga lainnya, setelah kejadian tersebut korban berjalan menuju Sungai Asahan dan kemudian berenang di sungai. Diduga karena kelalahan saat berenang di arus sungai yang cukup deras korban tidak mampu menyelamatkan diri dan akhirnya korban hilang dan tenggelam di aliran sungai, ” terang Fahri
Ia menegaskan, keselamatan personel menjadi perhatian utama di tengah upaya pencarian korban.
Pencarian, sebutnya, harus berjalan maksimal tanpa mengorbankan keamanan petugas.
“Pencarian kami lakukan semaksimal mungkin, tapi keselamatan anggota tetap prioritas,” tegas Fahri.
Fahri memastikan pihaknya akan terus berkoordinasi dan siaga hingga proses pencarian dinyatakan selesai.
“Selanjutnya besok akan kita lanjutkan tim gabungan langsung melakukan penyisiran di sepanjang Sungai Asahan,” ucapnya.
Pencarian untuk hari pertama terhadap korban yang dilaporkan hilang hanyut tenggelam pada hari ini Senin tanggal 23 Februari 2026 mulai pukul 07.00 oleh Tim SAR Gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Asahan, BASARNAS Pos Tanjungbalai, Polsek Pulau Raja, Camat Pulau Rakyat, Kades serta dibantu warga masyarakat sekitar dengan cara melakukan penyisiran sungai dengan menggunakan 1 unit perahu LCR dari titik awal lokasi korban tenggelam sampai dengan radius lebih kurang 2 KM ke arah hilir dengan hasil korban masih belum ditemukan. (Edi/syaf)

























